
Fabio Quartararo. (Instagram @fabioquartararo20)
JawaPos.com – Mendapatkan pole position tidak menjamin bahwa Dewi Fortuna memihak pada Fabio Quartararo saat melakukan seri balapan di rumahnya tepatnya di Le Mans Circuit, Prancis.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (12/5), Fabio Quartararo telah dijatuhi penalti tidak biasa untuk Grand Prix selanjutnya yang akan dilaksanakan di Inggris, menyusul kecelakaan yang dialaminya di GP Prancis Minggu (11/5) di Le Mans, Prancis.
Pembalap pabrikan Yamaha itu mengejutkan penonton tuan rumah Prancis pada hari Sabtu ketika ia meraih posisi terdepan untuk putaran kedua berturut-turut. Namun hasilnya tidak maksimal, di mana Quartararo hanya mampus finish pada posisi keempat di Sprint Race.
Karena kondisi cuaca yang kurang baik balapan utama diubah, yang awalnya merupakan balapan track kering menjadi balapan basah. Hal ini membuat para pembalap secara cepat mengganti motor mereka.
Quartararo adalah salah satu dari sejumlah pembalap yang beralih ke motor kering setelah putaran pemanasan dan mendapat double long lap penalty karena telah melanggar aturan baru.
Aturan dalam MotoGP jika seorang pembalap telah berada dilintasan posisi start, namun berganti motor dengan alasan, maka akan mendapatkan double long lap penalty.
Quartararo sempat memimpin di putaran awal. Quartararo juga merupakan orang pertama yang terbebas dari penalti dan akan berada dalam posisi kuat untuk memanfaatkannya.
Sayangnya, ia mengalami kecelakaan di tikungan terakhir pada putaran keempat ketika hujan semakin deras dan tidak dapat bergabung kembali untuk menuju pitlane guna kembali mengendarai motornya yang basah.
Quartararo sempat terlihat berselisih paham dengan petugas sebelum berjalan dengan susah payah kembali ke paddock. Namun para pengurus bersikap skeptis terhadap hal ini, menganggap Quartararo berperilaku tidak bertanggung jawab, tidak mematuhi instruksi langsung dari marshal, dan berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Akibatnya, Quartararo harus absen selama 10 menit pertama dalam. Free Practice 1 di GP Inggris dalam dua minggu dan juga membayar denda sebesar USD 2000 atau setara sinilah Rp33 juta.
Meski hukuman ini mungkin tidak tampak besar dibandingkan dengan hukuman lain yang seharusnya dapat dijatuhkan, ini datang pada saat yang tidak tepat bagi Yamaha.
Diketahui bahwa Yamaha telah mengubah mesin motor mereka dan memperkenalkan mesin baru pada seri GP Prancis yang memberikan pembalap mereka sedikit peningkatan kecepatan tertinggi. Quartararo juga turut mengungkapkan akan atas inseden kecelakaan yang dialaminya.
"Saya pikir itu merupakan kondisi yang sulit. Kami sudah berusaha sekuat tenaga, tetapi saya mengalami kecelakaan di tikungan terakhir, yang tidak saya duga sebelumnya. Namun, banyak pembalap yang mengalami kecelakaan di tikungan ini dan sayangnya memang seperti itu. Ini merupakan tikungan yang sulit dan berbahaya," ungkap Quartararo seperti dikutip pada Crash.
(*)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
