alexametrics

Waspada dengan Nasihat Orang Sukses

Oleh: EKA KURNIAWAN *)
28 Maret 2021, 12:03:17 WIB

Para penonton sepak bola barangkali masih ingat hiruk-pikuk kemenangan Yunani atas Portugal di final Euro 2004. Negara yang sebelumnya nyaris tak pernah diunggulkan, piyik di antara jago-jago sepak bola Eropa, tiba-tiba menjadi kampium di benua tersebut.

KITA selalu senang mendengar kisah tentang kuda hitam, bahkan meskipun mereka sekadar ”merepotkan” para raksasa, apalagi jika keluar sebagai pemenang.

Hal yang sama terjadi di lingkungan sekitar. Kita ikut terharu membaca berita, ”Pemulung sampah bisa naik haji”, atau ”Anak buruh tani bisa meraih gelar PhD dari universitas luar negeri”. Kita senang karena itu memberi sejenis optimisme.

Fenomena ini tampaknya ditangkap oleh para motivator, yang sering berceramah tentang kisah orang-orang sukses, meskipun motivasinya lebih sering untuk berjualan saja. Ditangkap pula oleh para pencerita, yang gemar mengisahkan dongeng-dongeng ”from zero to hero”.

Belum lama saya juga membaca berita dengan judul ”10 Miliarder yang Tidak Lulus Kuliah, Bill Gates dan Mark Zuckerberg Tinggalkan Harvard”. Kisah-kisah semacam itu bisa membawa kita pada kesimpulan yang salah, seolah ”tidak lulus kuliah” membawa mereka menjadi miliarder.

Editor : Dhimas Ginanjar




Close Ads