alexametrics

Keadilan Sosial di Negeri Konten

Oleh Eka Kurniawan
11 April 2021, 14:35:23 WIB

Tempo hari ada seorang koboi memamerkan pistol dari jendela mobil di satu perempatan Jakarta. Ia melakukannya setelah menyerempet sepeda motor yang ditunggangi seorang perempuan hingga terjatuh.

BUKANNYA berhenti dan menolong, ia malah marah-marah kepada kerumunan orang yang menyuruhnya bertanggung jawab. Kepada mereka itulah ia memamerkan pistolnya, menggertak, seolah mau berkata, ”Emang apa peduliku?”

Yang mengagumkan saya adalah, meskipun ada ancaman dengan pistol yang dilambai-lambaikan koboi tersebut, orang-orang yang mengerumuninya (dan tentu saya yakin mereka kesal tak kepalang) tak membalasnya dengan kekerasan.

Masalahnya, kita punya sejarah kekerasan berbentuk main hakim sendiri. Sangat mudah menemukan berita, bahkan video, tentang pencopet yang dipukul beramai-ramai meskipun awalnya ia bersenjata.

Tak jauh dari rumah ibu saya, dulu, bahkan ada seorang kriminal yang dipaksa dikeluarkan dari tahanan kantor polisi. Mereka tak peduli bocah kriminal itu masih muda, masih bisa tobat, dan punya banyak harapan di masa depan. Mereka menyeretnya ke jalanan dan membakarnya hidup-hidup.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads