
Tim Gegana dan sejumlah polisi bersiap saat akan mengamankan bungkusan plastik berwarna merah yang ditaruh oleh perempuan berjilbab pink tak jauh dari stasiun Palmerah.
JawaPos.com - Bungkusan plasik mencurigakan telah diamankan petugas kepolisian di sekitaran Stasiun Palmerah yang letaknya tak jauh dari pintu samping Gedung DPR, Senayan. Sejumlah mobil Gegana juga dilibatkan untuk menangani benda mencurigakan tersebut.
Petugas kebersihan DKI Jakarta Wahyudin mengatakan, benda tersebut diletakan oleh seorang perempuan yang mengenakan kain kerudung.
“Umur perempuan itu sekira umur 20 tahun lah, dia letakan plastik warna merah," ujar Wahyudin di lokasi, Senin (15/5).
Wahyudin juga mengaku benda mencurigakan tersebut diletakan pas saat Azan Ashar berkumandang. Sementara itu, Erwin Purba selaku petugas tambal ban yang melihat langsung saat perempuan itu meletakan bungkusan sempat bertanya ke perempuan tersebut. Namun dia malah kabur.
"Pas baget Azan Ashar, abis itu si Lay (Erwin Purba), langsung lari ke Pos Polisi," katanya.
"Nah soal perginya perempuan itu masih simpang siur ada yang bilang naik motor ada yang bilang lari, saya enggak liat," tambahnya.
Benda mencurigakan tersebut diketahui diletakan sekira 50 meter dari Stasiun Palmerah. Benda itu tepatnya di letakan dekat dengan bengkel tambal ban Erwin Purba.
Sebelumnya, Erwin menuturkan awalnya dia melihat seorang perempuan dengan menggunakan jilbab menaruk sesuatu bungkusan di dekat Stasiun Palmerah.
"Itu perempuan pakai jilbab pink, pakai celana cokelat dan baju rapi," ujar Erwin di lokasi, Senin (15/5).
Erwin mengaku sempat berteriak ke perempuan tersebut, kenapa tiba-tiba menaruh benda mencurigakan di dekat Stasiun Palmerah. Namun si perempuan tidak mengubrisnya langsung melarikan diri.
"Saya panggil. Dia nggak nengok. Langsung pergi. Dia menaruh bungkusan warna merah di dalamnya," katanya.
Saat ini, Erwin pun sudah dibawa petugas kepolisian untuk dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.
Diketahui arus lalu lintas di kawasan Stasiun Palmerah telah dibuka untuk umum. Tidak ada lagi penutupan jalan. Karena sebelumnya, jalan Palmerah menuju ke Tanah Abanag atau tepatnya di dekat Stasiun Palmerah mendadak ditutup.
Pantauan JawaPos.com di lapangan, terlihat sebuah mobil hitam bertuliskan Genana. Tampak petugas menjaga supaya para warga tidak mendekat.
"Sudah barangnya dimasukan dahulu," ujar salah satu petugas di lokasi, Senin (15/5).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
