Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Mei 2018 | 23.45 WIB

Taruh Bungkusan Merah, Perempuan Mencurigakan Itu Lari Saat Dipanggil

Tim Gegana dan sejumlah polisi bersiap saat akan mengamankan bungkusan plastik berwarna merah yang ditaruh oleh perempuan berjilbab pink tak jauh dari stasiun Palmerah. - Image

Tim Gegana dan sejumlah polisi bersiap saat akan mengamankan bungkusan plastik berwarna merah yang ditaruh oleh perempuan berjilbab pink tak jauh dari stasiun Palmerah.

JawaPos.com - Bungkusan plasik mencurigakan telah diamankan petugas kepolisian di sekitaran Stasiun Palmerah yang letaknya tak jauh dari pintu samping Gedung DPR, Senayan. Sejumlah mobil Gegana juga dilibatkan untuk menangani benda mencurigakan tersebut.


Petugas kebersihan DKI Jakarta Wahyudin mengatakan, benda tersebut diletakan oleh seorang perempuan yang mengenakan kain kerudung.


“Umur perempuan itu sekira umur 20 tahun lah, dia letakan plastik warna merah," ujar Wahyudin di ‎lokasi, Senin (15/5).


Wahyudin juga mengaku benda mencurigakan tersebut diletakan pas saat Azan Ashar berkumandang. Sementara itu, Erwin Purba selaku petugas tambal ban yang melihat langsung saat perempuan itu meletakan bungkusan sempat bertanya ke perempuan tersebut. Namun dia malah kabur.


"Pas baget Azan Ashar, abis itu si Lay (Erwin Purba), langsung lari ke Pos Polisi," katanya.


"Nah soal perginya perempuan itu masih simpang siur ada yang bilang naik motor ada yang bilang lari, saya enggak liat," tambahnya.


Benda mencurigakan tersebut diketahui diletakan sekira 50 meter dari Stasiun Palmerah. Benda itu tepatnya di letakan dekat dengan bengkel tambal ban Erwin Purba.


‎Sebelumnya, Erwin menuturkan awalnya dia melihat seorang perempuan dengan menggunakan jilbab menaruk sesuatu bungkusan di dekat Stasiun Palmerah.


"Itu perempuan pakai jilbab pink, pakai celana cokelat dan baju rapi," ujar Erwin di lokasi, Senin (15/5).


Erwin mengaku sempat berteriak ke perempuan tersebut, kenapa tiba-tiba menaruh benda mencurigakan di dekat Stasiun Palmerah. Namun si perempuan tidak mengubrisnya langsung melarikan diri.


"Saya panggil. Dia nggak nengok. Langsung pergi. Dia menaruh bungkusan warna merah di dalamnya," katanya.


Saat ini, Erwin pun sudah dibawa petugas kepolisian untuk dimintai keterangan oleh petugas kepolisian. 


Diketahui arus lalu lintas di kawasan Stasiun Palmerah telah dibuka untuk umum. Tidak ‎ada lagi penutupan jalan. Karena sebelumnya, jalan  Palmerah menuju ke Tanah Abanag atau tepatnya di dekat Stasiun Palmerah mendadak ditutup.


Pantauan JawaPos.com di lapangan, terlihat sebuah mobil hitam bertuliskan Genana. Tampak petugas menjaga supaya para warga tidak mendekat.


"Sudah barangnya dimasukan dahulu," ujar salah satu petugas di lokasi, Senin (15/5).

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore