Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Februari 2018 | 20.41 WIB

Kondisi Terkini Korban Longsor Soekarno Hatta Usai 12 Jam Tertimbun

Suasana rumah sakit tempat korban selamat longsor Bandara Soekarno Hatta, Mukhmainah, dirawat di RS Siloam, Tangerang, Selasa (6/2), - Image

Suasana rumah sakit tempat korban selamat longsor Bandara Soekarno Hatta, Mukhmainah, dirawat di RS Siloam, Tangerang, Selasa (6/2),

JawaPos.com - Kondisi terkini korban longsor di jalur Perimeter Selatan Underpass Bandara Soekarno Hatta, Mukhmainah, mulai membaik. Wanita 25 tahun itu selamat usai tertimbun material longsor selama 12 jam lebih.


Pantauan JawaPos.com di RS Siloam, Tangerang, Selasa (6/2), wanita yang akrab disapa Ina itu masih mendapat perawatan intensif dari tim dokter Rumah Sakit Siloam. Sejumlah awak media pun masih menunggu keterangan langsung dari Ina.


Ayah Ina, Syamsudin, 55, menuturkan bahwa putrinya saat ini dalam keadaan yang lebih baik ketimbang saat berhasil dievakuasi pagi tadi. "Alhamdulilah Ina dalam keadaan lebih baik sejak mendapat perawatan," katanya kepada JawaPos.com.


"Ina hanya mengaku kakinya kram sampai saat ini. Mungkin karena kelamaan duduk dan tertindih longsoran kali yaa," sambung Syamsudin.


Dia juga menjelaskan bahwa pihak dokter tidak berbicara akan adanya kemungkinan tindakan yang lebih seperti operasi. "Tidak ada tindakan itu (operasi). Alhamdulilah hasil CT Scan menunjukan kabar baik, tidak perlu adanya tindakan operasi," pungkas Syamsudin.


Diberitakan sebelumnya, sebuah mobil berisikan dua orang wanita tertimbun longsor di Underpass jalur Parimeter Selatan, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Senin sore kemarin (6/2). Evakuasinya pun berlangsung dramatis.


Sebab, Tim SAR kesulitan untuk mengeluarkan korban yang berada di dalam mobil. Kesulitan terbesar dalam proses evakuasi ialah material longsor dan tanah yang begitu pekat.


Satu korban bernama Dianti Diah Ayu Cahyani Putri berhasil dikeluarkan dalam mobil oleh Tim SAR sekitar pukul 03.14 WIB. Dia pun langsung dibawa ke RSUD Tanggerang lalu dirujuk ke RS Mayapada. Namun sayangnya, setelah dilakukan observasi, Putri meninggal dunia lantaran mengalami patah tulang besar di paha, traumatik leher, nafas dan detak jantung tidak stabil.


Sementara satu lagi bernama Mukhmainna baru berhasil dikeluarkan sekitar pukul 07.00 WIB pagi. Terlihat korbam mengalami luka di bagian tangan kanan dan paha kananya. Saat ini korban dirawat di Rumah Sakit (RS) Siloam, Karawaci, Tangerang.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore