Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Juli 2017 | 00.22 WIB

Angka Penderita Kanker Serviks Tinggi, Perempuan Bangsa Turun Gunung

Ketua Dewan Penasihat PB, Hj Rustini A Muhaimin Iskandar (tengah) bersama Ketua Umum DPP Puan Bangsa, Siti Masrifah ketika mengunjungi warga di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (29/7). - Image

Ketua Dewan Penasihat PB, Hj Rustini A Muhaimin Iskandar (tengah) bersama Ketua Umum DPP Puan Bangsa, Siti Masrifah ketika mengunjungi warga di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (29/7).

JawaPos.com - Tingginya jumlah pasien kanker serviks di Provinsi DKI Jakarta membuat miris Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perempuan Bangsa (PB).


Hal inilah yang lantas membuat Sayap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berinisiatif menggelar bakti sosial dan pengobatan gratis di Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim).


"Sebagai Ibukota negara dengan APBD tertinggi,Jakarta masih termasuk kota dengan prevalensi kanker serviks yang cukup tinggi. Data Kementerian Kesehatan menyebutkan jumlahnya mencapai 1,9 atau setara 19000 pasien," terang Ketua Dewan Penasihat PB, Hj Rustini A Muhaimin Iskandar, Sabtu (29/7).


Rustini menegaskan, bakti sosial digelar lantaran masih banyak warga miskin terkendala akses layanan kesehatan yang layak.


Padahal, tren urbanisasi yang terjadi di kota-kota besar berdampak pada polusi, lingkungan dan sanitasi yang buruk.


"Biasanya di kawasan tersebutlah rentan terhadap berbagai macam penyakit, termasuk penyakit-penyakit kronis," katanya.


Menurut Rustini, DPP PB berinisiatif melakukan baksos juga karena ingin melindungi kaum perempuan dàn anak-anak.


"Generasi sehat adalah generasi unggul. Untuk menciptakan generasi sehat harus dimulai dari ibu yang sehat dan balita yang terawat," katanya.


Istri Ketua Umum PKB H Abdul Muhaimin Iskandar itu mengingatkan bahwa hak memperoleh akses kesehatan yang baik bagi perempuan, juga dibutuhkan keterlibatan suami atau kaum laki-laki untuk lebih peduli dengan isu-isu kesehatan perempuan.


Termasuk di dalamnya termasuk perbaikan gizi bagi tumbuh kembang balita dan anak-anak.


"Hal ini juga bagian dari komitmen PKB sebagai partai yang peduli terhadap kesehatan perempuan dan anak," tuturnya.


Sementara, Ketua Umum PB, Siti Masrifah menambahkan, acara baksos yang berisi pengobatan gratis, pembagian makanan pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) dilakukan
dalam rangka perayaan hari lahir PKB ke-19.


"Kami juga melakukan test iva dan papsmear. Kanker serviks merupakan pemicu kematian pertama untuk perempuan di Indonesia," tuturnya.


Ia menambahkan, pembagian makanan sehat untuk anak-anak dan balita dilakukan karena angka gizi buruk di Indonesia masih tergolong sangat memprihatinkan.


Sekitar 5,4 juta anak berusia di bawah lima tahun di Indonesia, kata dia, mengalami gizi buruk.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore