
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab
JawaPos.com - Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan memastikan bahwa dalam waktu dekat, pihaknya akan memanggil Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Hal itu terkait dengan kasus logo palu arit dalam uang kertas baru yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI).
Menurut Iriawan, pihak BI sudah membantah bahwa lambang tersebut bukan gambar palu arit. Tapi, logo BI yang merupakan bagian dari sistem pengamanan uang yang sudah tertera dari tahun 2001. Bila diterawang terlihat jelas logo BI, bukan palu arit. "Sebentar lagi kita dipanggil. Kasus uang bilang palu arit itu," ujar Iriawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (16/1).
Iriawan berpesan agar Habib Rizieq lebih berhati-hati dalam bertutur kata, sehingga tidak ada yang dirugikan. "Ya makanya sekarang kan dia kena," katanya.
Sebelumnya, Jaringan Intelektual Muda Anti Fitnah (JIMAF) melaporkan Habib Rizieq lantaran pernyataannya tentang lambang palu arit dalam uang kertas baru yang dikeluarkan Bank Indonesia.
Perwakilan dari JIMAF, Herdiyan Saksono menerangkan, komentar Habib Rizieq tentang logo palu arit dalam uang baru itu diunggah ke Youtube oleh akun FPI TV pada 25 Desember 2016. Video berdurasi 2 menit 49 detik itu diduga bermuatan tindak pidana penghasutan.
Laporan yang dibuat oleh Herdiyan diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP 92/I/2017/PMJ/Ditreskrimsus. Di mana dalam laporan itu, Rizieq dilaporkan atas tuduhan menyebarkan berita bohong dan kebencian bermuatan SARA seperti yang tertuang dalam Pasal 28 ayat (2)
juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 atas Perubahan tentang nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE). (cr2/JPG)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
