
Jessica Kumala Wongso
JawaPos.com - Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tengah mempelajari berkas banding dari putusan terhadap terdakwa Jessica Kumala Wongso. Berkas perlu dipelajari lebih teliti dan hati-hati.
Humas Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Heru Pramono mengatakan, berkas dakwaan Jessica cukup tebal. Sebab, majelis hakim juga perlu membaca berkas lebih teliti agar tidak salah memberi putusan.
"Saksinya banyak, hakim juga harus teliti kesaksian dari saksi dan ahli. Kan dari pihak jaksa dan terdakwa masing-masing ajukan ahli. Itu harus dibaca secara keseluruhan oleh majelis," kata Heru, Kamis (12/1).
Tidak hanya itu, Heru mengatakan, perkara Jessica tergolong tidak mudah. Banyak terdapat perbedaan pendapat sehingga hakim teliti mempelajari itu.
Majelis Hakim Pengadilan tinggi juga akan membaca berkas dan berita acara, baik dari BAP kepolisian, hingga berita acara di pengadilan. Putusan hakim juga akan dipelajari, apakah sudah sesuai atau belum.
"Kalau tingkat kesulitan perkara sih tidak masalah, tapi karena berkasnya tebel aja. Harus sisir satu-satu. Kemudian nanti hakimnya meyakinkan diri gimana pendapat masing-masing," tuturnya.
Heru menambahkan, kehati-hatian dalam mempelajari berkas ini juga diperlukan. Sebab, kasus Jessica sempat menjadi sorotan publik sepanjang tahun 2016 lalu.
"Karena menjadi perhatian, juga kita tingkatkan lagi. Karena kalau salah-salah bisa jadi kontroversi. Sedapat mungkin putusan benar-benar diteliti," tutur dia.
Heru juga memaparkan, ada tiga kemungkinan dalam putusan banding nanti. Pertama, jika putusan sudah dianggap benar dan tepat, Pengadilan Tinggi akan menguatkan putusan pada pengadilan tingkat pertama.
Kemudian, kalau ada yang perlu disempurnakan, nanti akan diubah putusannya. Lalu, yang terakhir, kalau memang ternyata majelis berpendapat putusannya kurang tepat, Majelis Hakim Pengadilan Tinggi dapat membatalkan putusan dan mengadili sendiri. "Supaya tidak di awang-awang perkara ini," tukas dia. (elf/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
