Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 November 2015 | 19.10 WIB

Jadi Saksi UPS, Lulung Sambangi Bareskrim

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana - Image

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana

JawaPos.com - Menggunakan kemeja biru, ‎Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana atau biasa disapa Lulung, Rabu (25/11) menyambangi Bareskrim Polri. Lulung hadir pukul 10.20 WIB. Kedatangan Lulung langsung disambut oleh kuasa hukumnya, Razman Arif Nasution yang sudah datang lebih dulu.



Sebelum diperiksa, Lulung sempat memberikan pernyataan ke awak media yang sudah menunggu kedatangannya. Karena sering kali diperiksa, Lulung pun tampak santai di pemeriksaan kali ini.



"Kali ini saya diperiksa, dipanggil sebagai saksi untuk dua teman saya dari DPRD DKI dan mantan DPRD (Fahmi dan Firmansyah)," ucap Lulung di Bareskrim.



Lulung melanjutkan dalam pemeriksaan kali ini ia akan kooperatif dan menjelaskan seluruhnya yang ia ketahui pada anak buah Kabareskrim, Komjen Anang Iskandar.



"Saya kooperatif, saya akan jelaskan apa yang ditanya penyidik di dalam‎," singkatnya.



Disinggung apakah dirinya tidak lelah menjalani pemeriksaan lebih dari empat kali di Bareskrim, Lulung tetap menyatakan ia akan selalu kooperatif dengan penyidik.



"Intinya saya kooperatif saja, bagaimana penegak hukum menuntaskan persoalan korupsi. Saya sangat mendukung penegakan hukum dan saya kooperatif makanya datang‎," kata Lulung seraya bergegas masuk ke kantornya Komjen Anang Iskandar.



Seperti diketahui, dalam kasus pengadaan UPS pada APBD-P 2014, Bareskrim telah menetapkan empat tersangka. Yaitu dua tersangka dari pihak eksekutif, Alex Usman dan Zaenal Soleman.



Alex diduga melakukan korupsi saat menjabat sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat. Sementara, Zaenal Soleman saat menjadi PPK pengadaan UPS Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat.



Sedangkan, dua tersangka lainnya dari pihak DPRD, yaitu Muhammad Firmansyah dari fraksi Partai Demokrat. Lalu, Fahmi Zulfikar dari fraksi Partai Hanura. Keduanya, diduga terlibat dalam kasus UPS saat sama-sama menjabat di Komisi E DPRD DKI Periode 2009-2014. (elf/JPG)

Editor: afni
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore