Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 7 Maret 2017 | 15.44 WIB

Ahok Harus Belajar Menghargai Orang Lain, Jangan Merasa Benar Sendiri

Basuki Tjahaja Purnama - Image

Basuki Tjahaja Purnama

JawaPos.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diminta tidak menyudutkan posisi Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, terkait insiden walk out Ahok saat rapat pleno KPUD DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Seluruh buzer Ahok di media sosial saat ini membuly KPUD dan bahkan meminta Ketua KPUD diganti.

"Saya saat kejadian ada di lokasi, dan KPUD sama sekali tidak bersalah. Menurut saya pihak dari Pak Ahok yang kurang berinisiatif mengarahkan gubernur, sehingga terjadi kesalahpahaman," ujar Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta M Taufik, Senin (6/3).

Taufik meminta semua pihak untuk menghormati KPUD sebagai penyelenggara Pilkada. Terlebih sejauh ini KPUD sudah bekerja keras. "Hasilnya terbukti pada putaran pertama lalu Pilkada berlangsung sukses," jelas dia.

Pimpinan Rumah Amanah Rakyat (RAR) Ferdinand Hutahaean menyesalkan sikap gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok yang melakukan aksi walk out saat rapat pleno KPUD DKI Jakarta, Sabtu (4/3) malam. Menurut dia, aksi walk out Ahok saat pleno KPU DKI tanpa alasan yang jelas adalah bentuk sikap kesombongan dan keangkuhan seorang pemimpin dan sebagai calon pemimpin.

Selain itu, sikap Ahok justru menunjukkan bahwa calon petahana tersebut arogan dan tidak menghormati KPU DKI yang menyelenggarakan acara. “Ahok bersikap over acting. Tidak selayaknya Ahok bersikap kekanakan seperti itu,” ujar Ferdinand.

“Saya melihat ini cara Ahok untuk membentuk citra di publik bahwa seolah-olah Ahok harus sibuk bekerja ngurus Jakarta, padahal faktanya Jakarta tidak terurus secara benar,” sambung pengamat dari Energi Watch Indonesia ini.

Meski demikian, menurutnya sikap Ahok tersebut tidak perlu dikenakan sanksi oleh KPU DKI. “Hal tersebut bukan sebuah perlakuan yang bisa dikenakan sanksi. Namun apapun alasannya, Ahok tidak seharusnya WO, Ahok harus belajar lebih menghargai pihak lain dan tidak merasa dirinya benar sendiri,” tandasnya. (wok/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore