Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Desember 2017 | 18.23 WIB

Ini 'Kartu Sakti OK OTrip' Anies-Sandi bagi Pengguna Transportasi Umum

Gubernur DKI Anies Baswedan mencoba tap in di bus Transjakarta. - Image

Gubernur DKI Anies Baswedan mencoba tap in di bus Transjakarta.

JawaPos.com - Untuk menyambut program layanan transportasi one karcis one trip (OK OTrip), PT Transjakarta mengeluarkan kartu khusus yang bertajuk One Man One Ticket. Kartu sakti itu memang digadang-gadang sejak Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno melakukan kampanye dalam Pilkada DKI kemarin.


Nantinya, kartu akan dibedakan dengan kartu Transjakarta yang digunakan biasanya. Kartu tersebut dibanderol dengan harga yang sama seperti kartu Transjakarta sebelumnya, yakni Rp 20 ribu.


Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengaku masih membicarakan terkait pengadaannya bersama beberapa bank. "Itu kan suatu hal harga yang kartu sekarang ini kan. Jadi harga kartunya Rp 20 ribu dengan saldo Rp 2 ribu,” ujar Budi, Jumat (15/12).


Meski demikian, kartu lama masih diopersikan, namun tak bisa mendapatkan harga Rp 5.000 seperti yang dijanjikan OK OTrip karena tidak menerapkan batas waktu tiga jam.


"Daripada proses ulang kan repot nih, halte-halte kita tidak siap. Disiapkanlah kartu OK OTrip yang bisa meng-cover tiga jam itu. Kalau mau pake yang lama silakan, tapi tidak bisa tiga jam karena bukan kita punya kartunya, bank," ungkap dia.


Budi menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menyulitkan masyarakat untuk membeli kartu baru. Nantinya, pembelian kartu akan dipermudah dengan harga Rp 40 ribu namun sudah terisi saldo Rp 20 ribu. "Jadi bukannya kita tidak mau pakai kartu yang lama, kita siapkan kartu OK OTrip yang bisa langsung dibeli, bisa langsung dipakai," tandasnya.


Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta mengklaim konsep bertransportasi mudah dan murah memang menjadi sorotan dalam program OK OTrip. Melalui one man one ticket, satu tiket hanya diperuntukkan bagi satu orang atau tidak dapat digunakan secara bergantian dengan orang lain, baik itu hanya sekadar tap in dan tap out seperti yang selama ini dijalankan oleh PT Transjakarta, maupun dipinjamkan ke orang lain saat kita sedang tidak menggunakannya.


Sistem ticketing tersebut akan diimplementasikan di seluruh halte Transjakarta mulai minggu depan, Jumat (22/12), dengan pemberlakuan tarif promo yakni maksimal Rp 3.500 selama tahap uji coba berlangsung tiga bulan.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore