
Gubernur DKI Anies Baswedan mencoba tap in di bus Transjakarta.
JawaPos.com - Untuk menyambut program layanan transportasi one karcis one trip (OK OTrip), PT Transjakarta mengeluarkan kartu khusus yang bertajuk One Man One Ticket. Kartu sakti itu memang digadang-gadang sejak Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno melakukan kampanye dalam Pilkada DKI kemarin.
Nantinya, kartu akan dibedakan dengan kartu Transjakarta yang digunakan biasanya. Kartu tersebut dibanderol dengan harga yang sama seperti kartu Transjakarta sebelumnya, yakni Rp 20 ribu.
Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono mengaku masih membicarakan terkait pengadaannya bersama beberapa bank. "Itu kan suatu hal harga yang kartu sekarang ini kan. Jadi harga kartunya Rp 20 ribu dengan saldo Rp 2 ribu,” ujar Budi, Jumat (15/12).
Meski demikian, kartu lama masih diopersikan, namun tak bisa mendapatkan harga Rp 5.000 seperti yang dijanjikan OK OTrip karena tidak menerapkan batas waktu tiga jam.
"Daripada proses ulang kan repot nih, halte-halte kita tidak siap. Disiapkanlah kartu OK OTrip yang bisa meng-cover tiga jam itu. Kalau mau pake yang lama silakan, tapi tidak bisa tiga jam karena bukan kita punya kartunya, bank," ungkap dia.
Budi menegaskan, pihaknya tidak bermaksud menyulitkan masyarakat untuk membeli kartu baru. Nantinya, pembelian kartu akan dipermudah dengan harga Rp 40 ribu namun sudah terisi saldo Rp 20 ribu. "Jadi bukannya kita tidak mau pakai kartu yang lama, kita siapkan kartu OK OTrip yang bisa langsung dibeli, bisa langsung dipakai," tandasnya.
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta mengklaim konsep bertransportasi mudah dan murah memang menjadi sorotan dalam program OK OTrip. Melalui one man one ticket, satu tiket hanya diperuntukkan bagi satu orang atau tidak dapat digunakan secara bergantian dengan orang lain, baik itu hanya sekadar tap in dan tap out seperti yang selama ini dijalankan oleh PT Transjakarta, maupun dipinjamkan ke orang lain saat kita sedang tidak menggunakannya.
Sistem ticketing tersebut akan diimplementasikan di seluruh halte Transjakarta mulai minggu depan, Jumat (22/12), dengan pemberlakuan tarif promo yakni maksimal Rp 3.500 selama tahap uji coba berlangsung tiga bulan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
