Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Agustus 2017 | 13.23 WIB

Kadinkes DKI: DBD Tinggi, TKD Lurah Camat Dipotong!

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Penyakit akibat gigitan nyamuk di tanah air yang beriklim tropis masih menjadi pekerjaan rumah. Dinas Kesehatan DKI Jakarta menggulirkan program mengajak para siswa untuk memberantas sarang nyamuk dengan Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Sanksi tegas bahkan diterapkan kepada lurah dan camat.


Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi menegaskan nyamuk tak akan pernah habis. Sehingga budaya hidup bersih dan sehat menjadi faktor utama. Tugas camat dan lurah dalam mendorong hal itu.


"Ini kan tugas pokok lurah dan camat. Kalau DBD di wilayahnya tinggi, maka TKD (Tunjangan Kinerja Daerah) dipotong," tegas Koesmedi di SDN Baru 07 Cijantung, Jakarta Timur, Rabu (2/8).


Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengatakan masalah malaria dan Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam masyarakat Indonesia. Kebersihan lingkungan menjadi faktor utama penyebabnya.


"Memang ini berat juga, DBD dan malaria belum selesai, Indonesia belum bebas malaria. Masalah di Asean umumnya sama," tegas Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Rabu (2/8).


Nila menjelaskan DBD terdiri dari 4 tipe dan menular ke seseorang yang sehat sehingga bisa jatuh sakit. Ciri-cirinya, demam mendadak tinggi disertai ruam-ruam bentuk pipih, nyeri kepala dan mata, pegal-pegal otot sendi.


"Lalu diikuti perdarahan bintik-bintik merah di kulit. Mimisan, gusi berdarah dan BAB berdarah," jelasnya.


Nila meminta jika seseorang mengalami demam tinggi mendadak dalam dua hari tak turun segera dibawa ke Puskesmas terdekat hingga rumah sakit. Nila mengklaim kini teknologi di Puskesmas sudah bisa mendeteksi penyakit DBD.


"Masyarakat harus giat lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN)," kata Nila.


Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore