
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsae Panjaitan saat meninjuau pelaksanaan uji KIR di UPTD Wiyung, Surabaya, Kamis (8/3)
JawaPos.com – Meski lebaran masih kurang tiga bulan lagi, namun persiapan terkait angkutan lebaran mulai dipersiapkan. Hal itu dilakukan lantaran Kementerian Perhubungan berupaya mewujudkan angkutan lebaran yang nyaman dan aman.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjelaskan, pekan depan pihaknya akan mengundang seluruh stakeholder guna membahas kesiapan angkutan lebaran. "Pak Dirjen juga sudah melakukan persiapan terkait hal itu (angkutan lebaran)," ujarnya kepada wartawan saat meninjau pelaksanaan uji KIR bersama Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di UPTD Wiyung, Surabaya, Kamis (8/3).
Budi menegaskan, untuk angkutan lebaran, pihaknya menaruh perhatian pada angkutan darat, kereta api, dan udara. "Kalau udara kami akan lebih banyak mengatur jam operasinya. Sedangkan kalau kereta api dengan suatu pagu tertentu," tambah pria asal Palembang tersebut.
Menurut Budi, yang menjadi tantangan terbesar Kementerian Perhubungan adalah jalur darat. Sebab masyarakat ingin enjoy merasakan lebaran. Mereka ingin pulang ke kampung halaman masing-masing dengan kendaraan pribadi, termasuk sepeda motor.
Persoalannya, pemudik yang membawa motor tersebut lebih rawan mengalami kecelakaan di jalan. "Kami sekuat tenaga mengarahkan agar jangan naik motor. Makanya kami akan buat program mudik gratis yang banyak," ucap Budi.
Nantinya mudik gratis yang disiapkan itu meliputi bus, kereta api, dan kapal. Bahkan Kemenhub sudah menyiapkan sepuluh kapal.
Selain itu, Kemenhub juga berusaha menyiasati kemacetan. Caranya dengan mengatur libur lebaran. Lebaran akan jatuh pada hari Jumat dan Sabtu yang bertepatan dengan akhir pekan. "Kami akan kirim surat agar libur anak-anak sekolah ini lebih awal. Jadi seminggu sebelum lebaran, 50 persen (pemudik) sudah ada di kampung halaman," lanjut pria berkaca mata tersebut.
Kemenhub juga berusaha meminimalisir calo bus saat arus mudik dan arus balik. Caranya dengan penerapan digital ticketing. Saat ini, sudah mulai dilakukan secara bertahap.
Digital ticketing dimulai dari Jakarta. Budi sendiri sudah memantau pelaksanaan sistem tersebut di Terminal Pulau Gebang. "Digital ticketing itu memang sebuah keniscayaan, pasti akan terjadi. Kalau bisa semua akan kami lakukan secara online," kata alumnus Universitas Gadjah Mada tersebut.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
