
La Nyalla Mattalitti
JawaPos.com - La Nyalla Mattalitti tidak mempermasalahkan upaya partai Gerindra yang masih mengupayakan membentuk poros baru bersama PAN dan PKS dengan mengusung figur lain pada Pilgub Jatim 2018 mendatang.
La Nyalla mengatakan, langkah Gerindra tersebut wajar karena itu hak setiap partai politik. "Iya sialahkan-silahkan saja, kan mereka-mereka yang mengusung, yang punya hak, mereka kan yang berkuasa. Buat saya sih gak ada apa-apa silahkan," kata La Nyalla kepada JawaPos.com, Selasa, (26/12).
Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jatim ini mengaku ikhlas kalaupun nantinya tidak diusung Gerindra dan batal maju pada Pilgub Jatim mendatang. Menurutnya, sejak menerima mandat sebagai cagub dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ia telah berupaya semaksimal mungkin untuk mencari dukungan dari PAN.
"Yang pasti saya sudah mengembalikan surat tugas karena saya tidak bisa menggalang partai untuk yang lainnya. Saya anggaplah diri saya gagal ya gapapa," seloroh Nyalla.
La Nyalla juga mengatakan, sempai saat ini dirinya belum meneriam perkembangan apapun dari Gerindra. Sehingga, ia juga belum mengambil langkah-langkah perihal nasibnya di Pilgub Jatim kali ini. "Belum ada (perkembangan). Santai-santai aja, saya tidak ada langkah apa-apa," pungkasnya.
Sekedar diketahui, La Nyalla Mattalitti secara resmi berkirim surat kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Surat tertanggal 21 Desember 2017 itu merupakan pengembalian mandat dari La Nylla kepada Partai Gerindra.
Surat tersebut dilayangkan La Nyalla lantaran hingga batas waktu yang diberikan Gerindra, yanki 20 Desember pukul 00.00 WIB, La Nyalla belum berhasil mendapatkan dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk memenuhi syarat pencalonanya pada Pilgub Jatim 2018 mendatang.
Dalam surat tersebut, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim ini menjelaskan upayanya selama ini, salah satunya dengan membujuk Ketua Umum PAN untuk Zulkifli Hasan agar bersedia bergabung dengan Gerindra mengusung dirinya.
Sebelumnya, Partai Gerindra resmi menunjuk La Nyalla Mattalitti untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Jatim. La Nyalla memperoleh surat mandat resmi dari Partai Gerindra yang ditandatangani langsung ketuanya Prabowo Subianto dan Sekjen Ahmad Muzani, dengan nomer surat 12-0036/B/DPP-GERINDRA/ Pilkada/2017. Surat tersebut ditandatangani pada 10 Desember 2017.
Dalam surat tersebut tertera beberapa syarat yang harus dipenuhi La Nyalla, bila ingin maju sebagai calon gubernur dari Partai Geridra. Diantaranya, memastikan dukungan dari partai lain untuk melengkapi persyaratan pencalonan dan menyiapkan kelengkapan pemenangan.
Surat tersebut juga memberi batas waktu hingga 20 Desember kepada La Nyalla. Namun, jika pada batas waktu yang ditentukan belum terpenuhi maka surat tersebut otomatis tidak berlaku.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
