
DUO SERANGKAI: AKBP Shinto Silitonga (kanan) bersama tersangka curanmor Zakaria dan Saifani Aufar Hadi di Mapolrestabes Surabaya bersama barang bukti sepeda motor hasil kejahatan.
JawaPos.com – Duo pencuri kendaraan bermotor ini rasanya salah menafsirkan peribahasa sekali dayung dua pulau terlampaui. Zakaria alias Jaka dan Saifani Aufar Hadi alias Unu memanfaatkan aktivitas mengamen mereka sembari mencuri. Lantaran keliling ngamen sambil membawa kunci T, yang mereka target jelas sepeda motor yang relatif mudah dibawa kabur.
Namun, aksi mereka di Kedondong Kidul I kandas di tangan Tim Antibandit Polrestabes Surabaya. Jajaran Satreskrim di bawah komando AKBP Shinto Silitonga membekuk mereka tanpa perlawanan. ''Pengakuannya baru sekali ini mencuri. Tersangka Unu sebagai eksekutor, sedangkan Jaka bertugas mengawasi,'' ungkap Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga pada Rabu (12/4) kepada JawaPos.com.
Dua pemuda itu diringkus anak buahnya di Jalan Kampung Malang Tengah. Polisi yang sedang berpatroli mengetahui adanya keributan. Sumbernya dari warga yang mengejar pelaku curanmor. Keduanya tersudut dan tidak dapat meloloskan diri. Alhasil, korps seragam coklat tersebut menggelandang Jaka dan Unu ke Mapolrestabes Surabaya.
Kepada penyidik, mereka mengakui mencuri karena faktor ekonomi. Unu membeberkan, awalnya dia bersama Jaka baru selesai ngamen di Kedondong Kidul I. Saat itu mereka melihat motor Honda Kharisma yang terparkir di teras salah satu rumah. Unu lantas berinisiatif mengajak Jaka mencuri motor bernopol L 2537 DZ itu.
''Saya masuk lewat depan. Kemudian saya mencuri motor itu dengan kunci T yang sudah saya pipihkan,'' kata pemuda pengangguran itu. Dalam benak pelaku, motor tersebut hendak mereka jual ke Madura. Di pulau seberang itu seorang bernama Sendi biasa berperan sebagai penadah. Sepeda motor curian tanpa kelengkapan administrasi surat jenis tersebut biasa dihargai ”murah” senilai Rp 2,5 juta.
Shinto menambahkan, pihaknya terus mengembangkan kasus tersebut. Mereka bakal memburu pihak yang berhubungan dengan Jaka maupun Unu. ''Kami sudah kantongi lokasi persembunyiannya,'' timpal polisi asal Medan itu menegaskan. (did/sep)

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
