Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 April 2017 | 04.00 WIB

Kaget Dengar Raungan Moge, Anak Kanker Jajal Harley-Davidson

NAIK MOGE: Dari kiri, Apriando Lingga, Niko Jayasaputra, dan Adimas Putra menunggangi motor Harley Davidson milik salah seorang anggota komunitas. - Image

NAIK MOGE: Dari kiri, Apriando Lingga, Niko Jayasaputra, dan Adimas Putra menunggangi motor Harley Davidson milik salah seorang anggota komunitas.


JawaPos.com – Adimas Putra dan ketiga temannya berdiri di depan gedung Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Surabaya Minggu (9/4). Anak penderita kanker itu menyaksikan pria-pria berompi hitam dengan motor gede Harley-Davidson yang sejak pagi seliweran di gedung yayasan.



Tidak hanya terpesona pada motor keluaran Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat, itu. Mereka juga kagum pada pengendaranya yang baik hati.



Di tangan empat bocah itu, sudah ada miniatur moge yang menjadi bingkisan atas kedatangan Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya. Komunitas tersebut memang sedang touring sembari mengadakan acara bakti sosial. Pasukan yang dibawa 60 motor.



Tiba-tiba, brum...brum...brum. Salah seorang pengendara menyalakan mesin motornya. Motor itu berada di belakang barisan anak-anak yang sejak tadi hanya bisa melihat. Seketika, para bocah tersebut terperanjat. ”Om, kaget Om,” ucap Putra, salah seorang bocah, sembari mengelus dadanya. Bocah 10 tahun itu baru kali ini mendengar raungan mesin besar dari jarak 1 meter.



”Ayo naik,” ajak pengendara tersebut. Wah, kebetulan sekali. Sebab, tawaran itu sudah diharapkan anak-anak sejak Februari saat YKAKI Surabaya memperingati Hari Kanker di Lenmarc Mall. Anak-anak batal menaiki Harley-Davidson karena HDCI Surabaya berhalangan hadir saat itu.



Mereka lalu dibonceng menuju selatan. Motor melaju dengan kecepatan sedang. Tangan kecil mereka menggenggam jaket kulit yang digunakan pengendara. Lima menit berkendara, mereka kembali lagi ke titik awal.



Setelah turun dari motor, anak-anak itu langsung berlari menuju ibu masing-masing. Mereka menceritakan pengalaman singkat tersebut. Putra memberi tahu ibunya bahwa seluruh orang memandanginya saat motor gede itu membelah jalan raya. ”Tadi di pasar dilihati orang-orang. Tukang sate juga, Bu,” kata bocah yang sudah lima tahun berjuang melawan tumor mata itu kepada Komariyah, ibunya.



Saat besar nanti, Putra berharap bisa sesukses para pengendara moge yang mengunjunginya. Dia tahu untuk memiliki motor tersebut, dirinya harus bekerja keras. Dia memiliki cita-cita menjadi pemain sepak bola profesional suatu saat nanti. Namun, saat ini dia masih berjuang untuk menjadi survivor kanker. Beberapa kali operasi yang dilakukannya terbilang sukses. Matanya kanannya bisa melihat dengan jelas meski masih bengkak.



Ketua HDCI Surabaya Tonny Wahyudi menerangkan, HDCI melihat para pasien kanker membutuhkan dukungan semangat. Apalagi, anak-anak tersebut punya masa depan panjang. ”Kami bagi kebahagiaan yang dimiliki teman-teman kepada adik-adik ini,” jelas ketua HDCI Surabaya dua periode itu.



Selain mengajak jalan-jalan pasien kanker, anggota klub mengumpulkan sumbangan untuk diberikan kepada YKAKI Surabaya. Mereka memberikan mobil ambulans dan uang tunai Rp 50 juta.



Ketua YKAKI Surabaya Anisah Mahsunah merasakan donasi yang diberikan sangat membantu yayasan. Sebab, selama ini operasional YKAKI berjalan atas bantuan para donatur. Sementara itu, keluarga pasien yang menginap di sana hanya dikenai biaya Rp 5 ribu per malam. ’’Setiap hari kami menyediakan 90 porsi makanan untuk pasien dan keluarganya,” ujar perempuan kelahiran 25 Januari 1965 itu.



Setelah berkunjung ke YKAKI Surabaya, rombongan moge bergerak ke Kabupaten Gresik. Di sana mereka juga memberikan bantuan kepada Rachmad. Pria difabel yang tidak bisa berjalan itu mendapatkan bantuan motor roda tiga yang sudah dimodifikasi. Seluruh pengoperasiannya menggunakan tangan. Selain itu, rumahnya telah dibedah dan dilengkapi toko kelontong.



Tonny menambahkan, agenda bakti sosial itu berlangsung setiap dua bulan sekali. Hal tersebut bertujuan agar touring yang dilakukan lebih bermakna. Rencananya, kegiatan sosial itu bakal lebih digencarkan saat Ramadan yang sebentar lagi. (sal/c6/dos/sep/JPG)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore