
PUSARA: Poernomo Kasidi memilih dimakamkan di TPU Ngagel.
JawaPos.com – Kondisi berbeda tampak di makam Poernomo Kasidi yang menjabat wali kota Surabaya selama dua periode (1984–1989 dan 1989–1994). Dia dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngagel. Kondisinya kini tetap terawat dan bersih. ’’Tapi, untuk sekelas wali kota, makam ini sangat sederhana,’’ ucap Dhahana Adi Pungkas, pemerhati sejarah dan penulis buku Surabaya Punya Cerita.
Pria yang akrab dipanggil Ipung itu masih ingat saat mantan wali kota yang dikenal gemar blusukan tersebut meninggal. Saat itu Ipung masih SMP. Seingat dia, Poernomo Kasidi adalah wali kota yang sangat disayangi warga Surabaya. ’’Sekolah sampai libur, jalan ditutup, yang datang sak bajek kerat (sangat banyak, Red),’’ jelas Ipung.
Poernomo Kasidi menjadi pemimpin yang dikenal getol memperbaiki sistem drainase Surabaya. Dia juga membentuk pasukan kuning yang bertugas membersihkan kota. Makam Poernomo tidak berada di makam pahlawan di sebelah TPU Ngagel. Ipung mengatakan, Poernomo memang menginginkan makamnya dekat dengan rakyat.
Sebelumnya, Jawa Pos mendatangi tiga makam mantan wali kota lainnya. Yakni, Doel Arnowo, Moehadji Widjaja, dan Sunarto Sumoprawiro. Seluruhnya berada di Taman Makam Pahlawan (TMP) Sepuluh Nopember di Jalan Mayjen Sungkono. Masalahnya, makam tersebut kini masih bersengketa. Satu hektare tanahnya diklaim sebagai milik pribadi.
Ipung meminta pemkot memperhatikan kondisi makam-makam mantan wali kota. Dia merasa mantan wali kota merupakan tokoh pembangunan yang seharusnya mendapat penghargaan. ’’Paling tidak, jangan lupakan makamnya lah,’’ ungkap alumnus Universitas Airlangga itu.
Selain makam-makam tersebut, masih banyak makam wali kota Surabaya yang belum diketahui keberadaannya. Ipung berencana mencari makam-makam itu. Dia berencana menulis Surabaya Punya Cerita 3 pada tahun ini. Ipung memang menjadi salah satu penulis muda produktif yang konsen menulis tentang Surabaya. Selain Surabaya Punya Cerita, Ipung juga menjadi penulis Kado 100 Tahun KBS. (sal/c15/oni/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022