
AKHIRNYA TERPASANG: Petugas Dinas PUPR Sidoarjo bersama BBWS Brantas mempersiapkan instalasi pompa untuk menyedot air Senin (6/2) di wilayah Kecamatan Jabon.
JawaPos.com – Pemkab terus berjuang mengurangi ketinggian air di lima desa wilayah Kecamatan Jabon yang hampir sebulan ini masih terdampak banjir. Misalnya, mengoperasikan banyak pompa untuk menyedot genangan air. Senin (6/2) dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) mendatangkan tujuh pompa air. Dalam seminggu, banjir diharapkan bisa surut.
Tujuh pompa air itu ditempatkan di jalan menuju kawasan Wisata Bahari Tlocor. Tepatnya di plengsengan Sungai Porong. Dua pompa air tersambung dengan empat pipa. Pompa air tersebut merupakan bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS). Satu pompa milik dinas PUPR belum dipasang, sedangkan empat pompa lainnya masih belum berada di lokasi. Yakni, tiga pompa dari provinsi dan satu dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo.
Di bawah plengsengan, sebuah alat berat tampak mengeruk tanah. Ekskavator itu membuat cekungan besar. Kedalamannya berkisar 2 meter dengan panjang 100 meter serta lebar 8 meter. Cekungan tersebut bertujuan mengoptimalkan pembuangan air.
Kepala Bidang Operasional Dinas PUPR Pemkab Sidoarjo Agus menjelaskan, tujuh pompa itu akan diletakkan di Desa Tambak Kalisogo. Sebab, lokasi pompa air tersebut berdekatan dengan Afvoer Golondoro. Petugas nanti membuat saluran air dari afvoer yang memanjang ke pompa air. Saluran akan melintasi jalan aspal Tlocor. ”Jalan akan kami bobol untuk lewat saluran air,” tuturnya.
Nah, sebelum sampai ke pompa, air akan ditampung terlebih dulu ke tempat penampungan. Setelah itu, pompa air baru bekerja. Air disedot dan dialirkan menuju Sungai Porong. ”Pengaliran air menggunakan pipa,” jelasnya.
Dia menyatakan, kapasitas satu pompa itu bisa mengalirkan air 200–300 liter per detik. Jika hujan tidak mengguyur Jabon, dalam tujuh hari ke depan, genangan air di lima desa tersebut ditargetkan bakal surut. ”Targetnya seminggu surut jika tidak ada hujan,” ucapnya.
Selain penyedotan air, dinas PUPR terus menambah sandbag. Bukan hanya di wilayah Desa Kedungpandan, petugas juga memasang sak pasir itu di desa yang masuk wilayah Pasuruan. Yakni, Desa Kedungboto.
Kepala UPTD Pengairan Porong Suprapto menyatakan, pemasangan sandbag akan diperluas. Tujuannya mengantisipasi luberan air dari Kalimati di wilayah Pasuruan. ”Pemasangan sandbag sepanjang 1,5 kilometer,” jelasnya.
Sementara itu, kondisi lima desa yang terendam air kini berangsur surut. Di Desa Kupang, misalnya. Wilayah Kupang menjadi salah satu titik banjir yang paling parah. Ketinggian air sebelumnya mencapai 70 sentimeter. Alhasil, ratusan rumah terendam. Air surut lantaran hujan tidak lagi mengguyur.
Sekretaris Desa Kupang Isman menyebutkan, ketinggian air memang sudah berkurang. Pengurangan ketinggian air berkisar 25 cm. Namun, masih banyak rumah warga yang terendam. ”Ada 600 KK (kepala keluarga) yang rumahnya masih terendam,” jelasnya Senin (6/2).
Isman berharap petugas dinas PUPR segera mengaktifkan pompa-pompa air. Dengan demikian, genangan air di desa yang terdampak banjir bisa disedot. ”Kami berharap air cepat surut,” jelasnya.
Untuk kebutuhan di pengungsian, Isman mengaku masih tercukupi. Stok beras, obat-obatan, air bersih, serta minuman masih banyak. ”Kalau hampir habis, kami langsung hubungi BPBD,” jelasnya. (aph/c21/hud/sep/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
