Logo JawaPos
Author avatar - Image
17 Januari 2017, 03.29 WIB

Tabur Bunga di Hari Dharma Samudra

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Helai demi helai bunga jatuh perlahan di samping dek KRI Makassar Minggu (15/1) diiringi sayup melodi gugur bunga. Ritual tersebut digelar oleh perwira dan prajurit di lingkungan markas Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) dalam peringatan Hari Dharma Samudra.


Hari itu diperingati setiap 15 Januari untuk mengenang keberanian Komodor Yos Sudarso beserta kru KRI Macan Tutul, salah satu dari tiga kapal cepat torpedo kelas jaguar bikinan Jerman. 


KRI Macan Tutul memimpin operasi penyusupan 150 Marinir Indonesia ke Irian Barat dalam rangkaian operasi Trikora pada tahun 1962. Operasi bersama KRI Macan Kumbang dan KRI Harimau.


Selain mengenang keberanian para personil TNI AL pada pertempuran yang berlangsung di Laut Arafuru tersebut, hari Dharma Samudra juga ditujukan untuk memperingati pertempuran laut lainnya.


Seperti pertempuran laut Jawa dan pertempuran laut di dekat kepulauan Sapudi. Personil TNI AL baik dari unsur perwira pertama, bintara, tamtama, Korps Marinir, PNS, maupun SMK KAL menggelar upacara bendera di dek helikopter KRI Makassar-590.


Dipimpin langsung oleh Kepala Staf Koarmatim, Laksamana Pertama I.N.G Ariawan. Setelah upacara, digelar tabur bunga ke laut serta pemberian tali asih terhadap keluarga veteran TNI AL beserta ahli waris.


Penaburan bunga dilakukan oleh jajaran perwira TNI AL, perwakilan TNI AD maupun Polri. Dalam pernyataannya, Ariawan menjelaskan bahwa hari Dharma Samudra adalah agenda penting yang selalu diperingati oleh TNI AL setiap tahunnya.


Bangsa Indonesia harus tetap ingat kepada keberanian Komodor Yos Sudarso beserta anak buahnya dalam pertempuran laut Aru. "Ini penghargaan terhadap keberanian para pengawak KRI Macan Tutul, mereka dihadapkan pada persenjataan Belanda yang lebih canggih," katanya.



Ariawan berharap agar spirit para kru KRI Macan Tutul bisa menular kepada para generasi muda. Masyarakat Indonesia juga harus selalu ingat bahwa pertempuran di laut memegang peranan penting pada kemerdekaan bangsa Indonesia.


"Mereka mengajarkan kita kalau dalam hal mempertahankan negara, apapun mesti kita berikan," katanya.(tau/sep/JPG)

Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore