
Nahas di Awal Ramadan
JawaPos.com – Kecelakaan maut sepeda motor dengan korban jiwa anak-anak kembali terjadi. Seorang anak tewas ketika diboncengkan kakaknya yang belum cukup umur Sabtu (27/5) malam. Sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Wonoayu sekitar pukul 21.00, persis di depan balai desa Wonoayu.
Insiden tragis itu merenggut nyawa Raihan Iztihar Baihaqi. Saat kejadian, bocah 10 tahun tersebut sedang diboncengkan Idofi Kusnabaihaqi, kakaknya yang berusia 16 tahun. Raihan sempat dibawa ke Puskesmas Wonoayu. Nahas, nyawa bocah yang duduk di kelas IV SDN Cangkringturi, Prambon, itu tidak tertolong.
Berdasar informasi yang dihimpun, Idofi yang bersekolah di SMKN 2 Sidoarjo mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja RR nopol W 6369 VA. Dia memboncengkan adiknya. Sepeda motor yang ditumpangi keduanya melaju ke timur dengan kecepatan sedang. Mereka melaju di lajur tengah karena hendak menyeberang.
Sejurus kemudian, iring-iringan sepeda motor Honda GL muncul dari barat. Nah, satu di antaranya bernopol W 6584 WY. Motor tersebut dikemudikan Sofyan Hakim. Dia tercatat sebagai warga Desa Sawocangkring, Wonoayu. Yang terjadi kemudian, sepeda motor pemuda 20 tahun itu tiba-tiba menabrak sepeda motor yang ditumpangi korban dari arah belakang.
Kakak beradik Idofi dan Raihan langsung tersungkur ke aspal. Begitu juga pengendara sepeda motor yang menabraknya. Tak berhenti sampai di sana, dalam hitungan detik, Honda Mega Pro nopol W 5016 RN yang juga melaju dari barat tidak kuasa menghindari dua sepeda motor yang lebih dulu bertabrakan. Jaraknya terlalu mepet. Belakangan diketahui pengendaranya adalah Muhammad Afif Alawi. Warga Desa Candinegoro, Wonoayu, tersebut ternyata juga belum cukup umur. Usianya baru 16 tahun.
Empat orang itu merintih kesakitan di atas aspal. Kondisi Raihan paling parah. Kepalanya terus mengeluarkan darah. Sejumlah warga bergegas membawa mereka ke Puskesmas Wonoayu yang tidak jauh dari lokasi.
Di puskesmas, petugas medis tidak mampu menangani luka Raihan. Dia segera dirujuk ke RS Anwar Medika, Balongbendo. Begitu juga Sofyan yang mengalami luka di sekujur tubuhnya. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, Raihan akhirnya meninggal. ’’Satu korban meninggal dan yang lainnya terluka ringan,’’ ujar Kanitlaka Lantas Polresta Sidoarjo AKP Toni Irawan.
Toni menuturkan, kakak korban tidak mengalami luka serius. Idofi hanya menderita lecet dan mengeluh pusing setelah tertabrak. Hal yang tidak jauh berbeda dirasakan Afif. ’’Semua sepeda motor yang terlibat kecelakaan melaju dari barat,’’ ucapnya.
Menurut dia, pihaknya masih menyelidiki perkara itu. Beberapa warga sudah diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi keterangan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). ’’Kasusnya masih didalami. Yang jelas, dua pengendara sepeda motor yang terlibat masih belum cukup umur untuk berkendara,’’ katanya.
Mantan Kanitlantas Polsek Waru tersebut merasa prihatin. Dia menyesalkan masih ada anak di bawah umur yang nekat mengendarai sepeda motor. Mereka seharusnya tidak diperbolehkan berkendara karena belum memiliki surat izin mengemudi (SIM). ’’Kejadian seperti itu yang kami takutkan kalau anak diberi izin membawa sepeda motor,’’ ucapnya.
Toni mengungkapkan, berbagai cara sudah dilakukan untuk mengantisipasi adanya kecelakaan lalu lintas dengan korban di bawah umur. Misalnya, kampanye Save Our Student (SOS). Polisi menggelar razia secara masif dan memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah. ’’Harapannya, tidak ada anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor,’’ jelasnya.
Menurut dia, tujuan kampanye SOS sulit tercapai tanpa komitmen dari orang tua. Mereka adalah elemen lingkungan terdekat yang dapat mengawasi putra-putrinya secara langsung. ’’Ini kan Ramadan. Daripada keluar malam-malam mending digunakan untuk ibadah. Misalnya, tadarus,’’ ujarnya. (edi/c20/pri)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
