
TRANSFUSI: Perawat mempersiapkan transfusi darah untuk Putra.
JawaPos.com – Hanya matanya yang seolah bicara. Dalam kondisi yang semakin memburuk, bocah bernama Muhammad Putra Abimayu tersebut mengalami koma Sabtu (27/5). Dia kena hipokalemia.
Kadar kalium dalam darah bocah 7 tahun tersebut turun drastis. Dokter lantas memasangkan infus di lengannya yang kurus. Tujuannya, mengembalikan kadar kalium. Putra baru siuman ketika siang. ’’Pasien (Putra, Red) koma karena hipokalemia,’’ ujar Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Ibnu Sina dr Wiwik Tri Rahayuningsih.
Wiwik memastikan bahwa komplikasi yang menimpa Putra cukup kompleks. Selain berstatus gizi buruk, Putra mengalami berbagai macam kondisi yang melemahkan daya tahan tubuhnya. Salah satunya, tuberkulosis (TB).
Virus TB sudah menyerang kelenjar getah bening. Akibatnya, sejumlah kelenjar di tubuh Putra membengkak. ’’Anak-anak paling sering terserang (TB, Red) di kelenjar,’’ tutur Wiwik.
Selain itu, Putra menderita sepsis. Yaitu, kondisi saat infeksi sudah menyebar ke seluruh tubuh. Kadar hemoglobin (Hb) yang rendah membuat tubuhnya lemas. Dia pun terkena anemia. ’’Baru (hari ini, Red) menjalani transfusi,’’ katanya.
Saat ini dokter masih fokus menstabilkan kondisi klinisnya. Tindakan lebih lanjut dilakukan berdasar perkembangan pasien. ’’Sementara diinfus dan ditransfusi dulu. Slang oksigen dipasang untuk membantu pernapasannya,’’ kata Wiwik.
Keluarga berharap Putra bisa segera sembuh. Putra almarhum Yasin dan Atim Wijiastutik itu dikunjungi paman dan bibinya. ’’Sudah ada rencana untuk merawatnya,’’ ungkap Sukiyem, kakak kandung almarhum Atim.
Sukiyem tidak tega melihat kondisi keponakannya. Sebelum meninggal, ibunya berpesan agar anaknya dirawat. Itulah permintaan terakhir ibu Putra. ’’Ibunya sakit-sakitan,’’ ungkap warga Wonokromo itu. Pada 11 Januari Atim meninggal. Dia sakit kronis dan dirawat di RS Anwar Medika, Krian.
Sebenarnya, lanjut Sukiyem, dirinya dan Kasri, suaminya, berencana menyekolahkan Putra di Surabaya. Namun, karena saat itu ayahnya masih ada, mereka tidak berani. ’’Ayahnya baru meninggal Senin (22/5),’’ ucapnya.
Sukadi, kakek Putra yang juga ayah Sukiyem, sedih melihat kondisi cucunya. Setiap hari Putra mengeluh perutnya sakit. ’’Kasihan. Mudah-mudahan bisa segera sembuh,’’ ungkapnya.
Terkait dengan biaya rumah sakit, Wiwik menyatakan sudah ada anggaran dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim. Kondisi Putra termasuk jenis diagnosis yang bisa dibebankan ke APBD provinsi.
Salah satunya, gizi buruk. Selain itu, Putra menderita TB. Ketentuan tersebut tertuang dalam Pergub No 138 Tahun 2016. ’’Jadi bisa menggunakan anggaran dari provinsi,’’ ungkapnya.
Sebelumnya, Putra dirawat di Puskesmas Kesamben Kulon. Karena kondisinya semakin buruk, pihak puskesmas meminta persetujuan keluarga untuk membawa Putra ke RSUD Ibnu Sina. Saat ini Putra masih dirawat intensif di Ruang Anggrek RSUD Ibnu Sina. (adi/c15/roz)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
