
MELANGGAR: Satpol PP memasang stiker pelanggaran untuk kali kedua di Pasar Tanjungsari 77. Hal itu dilakukan untuk mencegah pedagang kembali.
JawaPos.com – Petugas satpol PP memasang stiker tanda larangan berjualan di Pasar Buah Tanjungsari 77 pada Sabtu (17/6) malam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengingatkan para pedagang agar tidak berjualan lagi di pasar yang disegel pada bulan lalu itu.
Tim Asuhan Rembulan Satpol PP Surabaya memasang dua stiker setelah ada indikasi pedagang yang tetap nekat berjualan. ”Kami pasang lagi agar tidak ada pedagang yang mau ditawari berjualan di sana,” jelas Kasatpol PP Irvan Widyanto.
Sebagaimana diketahui, Pasar Tanjungsari ditutup karena tidak memiliki izin mendirikan bangunan atau izin sebagai pasar grosir. Penutupan dilakukan atas protes pedagang Pasar Induk Osowilangun yang sepi pembeli.
Meski tidak ada IMB, pembangunan di pasar tersebut terus dilakukan. Saat ditindak sebelumnya, area sebelah utara belum terbangun. Banyak pedagang yang berjualan di sisi timur. Saat ini sekeliling area pasar terbangun. Bentuk stannya sederhana, hanya bertiang kayu dan beratap seng.
Dari pantauan siang itu, pasar cukup sepi. Hanya satu kios yang menyimpan buah dalam kotak-kotak kayu. Beberapa orang di sana enggan diwawancarai. ”Saya bukan pedagang, cuma main-main ke sini,” kata seorang pria yang tidak mau disebutkan namanya. Dia lantas meminta Jawa Pos bertanya kepada petugas keamanan di pos pintu masuk. Namun, saat itu tidak ada orang.
Ketua Komisi B DPRD Surabaya Mazlan Mansyur meminta dinas perdagangan (disperindag) konsisten. Aturan tatanan pasar harus ditegakkan agar iklim usaha tetap sehat. ”Disperindag harus punya target. Semua pasar di Surabaya harus berizin,” ungkap politikus PKB tersebut.
Bukan hanya Tanjungsari, saat ini terdapat dua pasar lain yang dipermasalahkan. Yakni, Pasar Tanjungsari 74 dan 47. Pasar-pasar itu tetap buka karena belum ditindak satpol PP. Selain itu, ada Pasar II Dupak yang juga tidak berizin. ”Kami ingin disperindag tidak pandang bulu,” tegas Mazlan. (sal/c23/fal)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
