Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juli 2017 | 06.13 WIB

Kepolisian Resor Kota Ini Gelar Road Show Tertib Lalu Lintas Tiga Hari

KESELAMATAN: Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu Endrajaya menyosialisasikan program SOS menyambut tahun pelajaran baru di SMAN 1 Sidoarjo. - Image

KESELAMATAN: Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu Endrajaya menyosialisasikan program SOS menyambut tahun pelajaran baru di SMAN 1 Sidoarjo.


JawaPos.com – Menyambut pekan pertama masuk sekolah dan tahun pelajaran baru, jajaran Satlantas Polresta Sidoarjo mengadakan road show ke sejumlah sekolah untuk mengampanyekan program Save Our Student (SOS). Yang mendapat giliran (18/7) adalah SMAN 1 Sidoarjo di Jalan Jenggolo.



Di hadapan ratusan siswa baru, Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu Endrajaya mengingatkan mereka agar tidak membawa kendaraan ke sekolah. Sebab, mereka belum mengantongi SIM. Selain itu, kondisi kejiwaan mereka masih labil sehingga rawan ugal-ugalan dan berpotensi mengalami kecelakaan. ’’Jangan ya adik-adik. Itu bahaya,’’ katanya.



Menurut Wahyu, sosialisasi yang berkelanjutan cukup ampuh memberikan pemahaman kepada pelajar. ’’Yang semula SMP sekarang jadi pelajar SMA. Meski sudah SMA, ada beberapa di antara mereka yang belum cukup umur membawa sepeda motor,’’ lanjutnya. Road show tersebut berlanjut hari ini. Berjalan serentak menyasar SMP dan SMA se-Sidoarjo.



Petugas juga mengimbau pengendara agar tidak mengendarai sepeda motor yang dimodifikasi. Sebab, kendaraan yang tidak standar berpotensi menimbulkan kecelakaan.



Selain sosialisasi, jajaran satlantas melakukan penindakan di tempat. Dalam sehari itu, total ada 100 pengendara motor yang ditilang. Sebanyak 61 orang di antaranya pelajar di bawah umur yang mengendarai motor. ’’Kami akan terus menjalankan program SOS sampai orang tua dan pelajar di bawah umur sadar,’’ papar Wahyu.



Menurut Edwin, di sekolah Muhammadiyah, MPLS mempunyai nama sendiri. Yakni, Fortasi (forum taaruf dan orientasi peserta didik baru). ”Ada khasnya dengan menambahkan karakter nilai agama Islam,” katanya. Pada tahun ini, tema besar yang diambil tentang kebangsaan. Tujuannya, menanamkan jiwa nasionalis dan patriotisme.



Sementara itu, 156 peserta didik baru di SMA Muhammadiyah 1 Taman mengikuti MPLS dengan apel bersama di lapangan Brimob Polda Jatim di Kecamatan Taman. Mereka mendapat materi terkait dengan wawasan kebangsaan. Yang memberikan materi adalah Kasubbag Renmin Brimob Polda Jatim AKBP Lasiman.



Banyak pengetahuan yang didapat para peserta didik baru. Mulai empat pilar kebangsaan, kedisiplinan, budaya sopan dan hormat kepada siapa pun, budaya saling membantu, menjaga nama baik sekolah, keluarga, negara, menjadi pribadi mandiri, hingga toleransi.



Selain dari Brimob Polda Jatim, jajaran Polsek dan Koramil Kecamatan Taman berkesempatan memberikan materi. Rencananya, kegiatan tersebut berlangsung sampai Kamis (20/7). ’’Dari Polsek Taman besok (hari ini, Red) menyampaikan terkait peranan remaja sebagai generasi penerus perjuangan bangsa yang terhindar dari narkotika,’’ kata Edwin Yoga L., panitia MPLS SMA Muhammadiyah 1 Taman.


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore