
PENERBANGAN BERTAMBAH: Pesawat Airfast Indonesia ketika mendarat di Bandara Harun Thohir, Pulau Bawean, Gresik, beberapa waktu lalu.
JawaPos.com – Penerbangan perdana tujuan Pulau Bawean dari Bandara Internasional Juanda, Surabaya, dan sebaliknya berjalan lancar. Seluruh seat, 12 penumpang plus 3 kru pesawat, terisi penuh. Rabu (3/5) adalah penerbangan perdana setelah empat bulan mandek karena kontrak kerja sama dengan maskapai penerbangan habis.
Kepala Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo, Sumenep, Pulau Madura Wahyu Siswoyo mengungkapkan, ekspektasi masyarakat menggunakan pesawat dari Surabaya menuju Pulau Bawean, Gresik, sangat tinggi. ”Untuk memenuhi ekspektasi itu, frekuensi penerbangan ditambah sehari sehingga menjadi tiga kali dalam sepekan,” ujar Wahyu ketika dikonfirmasi melalui telepon selulernya kemarin.
Bandara Harun Thohir di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, berada dalam naungan Unit Penyelenggara Bandara Kelas III Trunojoyo, Sumenep, Pulau Madura. Bandara tersebut kali pertama beroperasi pada tahun lalu. Penerbangan hanya berlangsung dua kali dalam sepekan, yakni setiap Selasa dan Kamis, dari Bandara Juanda menuju Bandara Harun Thohir dan sebaliknya. Mulai kemarin, frekuensi penerbangan ditambah sehari, yakni setiap Rabu.
”Tiket tetap tidak naik,” tegas Wahyu. Tiket dari Juanda menuju Harun Thohir Rp 317.200 sekali penerbangan. Sebaliknya, tiket dari Harun Thohir menuju Juanda lebih murah, yakni Rp 242.200. ”Pesawat yang digunakan masih sama, Airfast Indonesia,” terangnya. Pesawat Airfast Indonesia berjenis Twin Otter Tipe DHC 6-300. Pesawat itu berkapasitas 15 tempat duduk (12 penumpang dan 3 kru pesawat).
Selain antusiasme masyarakat yang tinggi, penambahan penerbangan tersebut bertujuan mengantisipasi membeludaknya penumpang pada Ramadan maupun Idul Fitri. Wahyu meminta masyarakat yang hendak menggunakan pesawat tersebut tidak membeli tiket melalui calo. ”Tambahan frekuensi ini memanfaatkan optimalisasi Ramadan, Lebaran, maupun arus balik. Hubungi bagian reservasi,” katanya. Penerbangan dari Juanda menuju Harun Thohir berlangsung pukul 09.00 dan dari Harun Thohir–Juanda pada pukul 10.30. (yad/c7/ai/sep/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
