Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Juni 2017 | 00.33 WIB

Rekom Provinsi Ganjal Rencana Tata Ruang

PADAT: Kawasan Kota Gresik tetap menjadi pusat permukiman, bisnis, dan industri sesuai rencana detail tata ruang kawasan (RDTRK). - Image

PADAT: Kawasan Kota Gresik tetap menjadi pusat permukiman, bisnis, dan industri sesuai rencana detail tata ruang kawasan (RDTRK).


JawaPos.com – Perkembangan wilayah pantura dan perkotaan begitu dinamis. Permukiman, industri, serta pertanian berkembang pesat. Namun, ada ganjalan besar yang menghadang. Penetapan peruntukan kawasan dua wilayah tersebut masih terkatung-katung.



Wacana pembuatan rencana detail tata ruang kawasan (RDTRK) Gresik Utara dan kawasan perkotaan sebenarnya disiapkan sejak 2016. Ternyata, dokumen itu macet. Bahkan, hingga kini, penyelesaiannya tak jelas. Padahal, penetapan peruntukan dan fungsi kawasan tersebut cukup penting. Raperda tentang RDTRK Gresik Utara dan kota batal dibahas.



Wakil Ketua Komisi A Mujid Riduan menyebutkan, pembatalan terjadi karena draf RDTRK belum memperoleh rekomendasi dari Pemprov Jatim. ”Menurut regulasi, seluruh draf RDTRK kabupaten/kota harus mendapat persetujuan provinsi dulu,” katanya. Hingga akhir Mei pada Rabu (31/5), rekomendasi itu belum turun. Jadi, penyusunan RDTRK terpaksa ditunda. ”Tidak mungkin dilanjutkan,” ucapnya.



Sampai kapan? Ketua Badan Pembentukan Perda (BPP) DPRD Suberi menuturkan, sangat mungkin draf RDTRK baru digarap pada pembahasan tahap selanjutnya. ”Sambil kami tunggu rekomendasi,” ujarnya.



Sejatinya, dalam draf RDTRK tersebut, ada sejumlah perubahan peruntukan wilayah utara dan kota. Gresik Utara, misalnya. Salah satu yang paling signifikan adalah pengembangan kawasan industri. Wilayah yang dipilih adalah Ujungpangkah dan Panceng.



Kawasan itu diproyeksikan menjadi daerah pengembangan Kawasan Industri Gresik (KIG) yang saat ini ada. Gresik Utara juga masuk prioritas penetapan peruntukan kawasan agropolitan. Bidang tersebut dipusatkan di Kecamatan Ujungpangkah dan Sidayu.



Di sana juga disiapkan pengembangan jalan strategis. Misalnya, jalur poros utama penghubung Ujungpangkah-Panceng-Sidayu yang terkoneksi dengan Kabupaten Lamongan.



Sementara itu, wilayah kota tetap diplot sebagai kawasan permukiman-perdagangan-industri. Perubahan yang cukup signifikan bakal terjadi di wilayah Duduksampeyan-Cerme. Kawasan tersebut akan disulap menjadi daerah industri, jasa, dan perdagangan. (ris/c18/roz)


Editor: Suryo Eko Prasetyo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore