alexametrics

Pendeteksi Banjir Berbasis Sensor

23 November 2016, 16:50:00 WIB

JawaPos.com – Inovasi di bidang teknologi informasi tercipta dari tangan Ahmad Haidar Fakhruddin dan Habib Izha Alamsyah. Dua siswa SMAN 1 Surabaya itu berhasil membuat alat pendeteksi banjir berbasis sensor bernama flood base.

Flood base punya kemampuan mendeteksi wilayah yang terkena banjir. Melalui sensor yang dipasang di setiap ruas jalan, flood base memberi tahu pengakses jalan ruas mana saja yang banjir,” ungkap Haidar –sapaan akrab Ahmad Haidar Fakhruddin– kepada Jawa Pos, Selasa (22/11).

Menurut Haidar, flood base memiliki tiga komponen utama untuk memantau banjir. Yakni, sensor, wifi, dan monitor yang dapat meng-update kejadian di lapangan.

Sensor flood base memiliki kemampuan membaca ketinggian air yang menggenang. Data tersebut kemudian dikirim melalui internet dan langsung dapat dibaca di monitor laptop atau smartphone.

”Tampilan data banjir akan langsung terpampang di Google Map. Dengan model ini, pengguna otomatis tahu wilayah yang banjir lengkap dengan keterangan ketinggian air,” tutur siswa yang hobi bersepeda itu.

Selain mudah digunakan, sensor flood base akurat dalam membaca ketinggian air. Dengan radius sensor hingga 4 meter, akurasi sensor mencapai 0,1 cm. Sensor akan dipasang di setiap tiang listrik dengan ketinggian 3 meter.

Proses pembuatan flood base tersebut memakan waktu sebulan. Paling lama pembuatan konsep. Sementara itu, pengerjaan alat hanya membutuhkan empat hari kerja.

”Konsep itu penting karena kami sedang membuat temuan untuk mengatasi masalah yang melibatkan banyak orang,” jelas siswa kelas XI-MIA 2 tersebut.

Berkat ide kreatif membuat alat pendeteksi banjir tersebut, keduanya meraih juara I pada lomba teknologi dan inovasi yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya. (elo/c6/nda/sep/JPG)

Editor : admin


Close Ads
Pendeteksi Banjir Berbasis Sensor