Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Desember 2016 | 04.20 WIB

Kampung Genteng Candirejo Sering Jadi Jujukan Tamu Asing

ASRI : Kampung Candirejo Genteng Surabaya di nobatkan sebagai kampung Jawara dalam Surabaya Green and clean 2016. - Image

ASRI : Kampung Candirejo Genteng Surabaya di nobatkan sebagai kampung Jawara dalam Surabaya Green and clean 2016.

KAMPUNG Genteng Candirejo RT 2, RW 8, Kelurahan Genteng, menyabet penghargaan Best of the Best Kategori Jawara.



Itu adalah kategori tertinggi dalam lomba kebersihan lingkungan yang diadakan sejak 2005 tersebut. Tidak berlebihan jika gelar itu disandang kampung tersebut.



Tidak percaya? Coba saja datang ke sana. Pintu masuk kampung ditandai dengan gerbang bertulisan Kampung Wisata Sampah Mandiri. Dari gerbang itu terlihat lorong hijau.



Pohon belimbing wuluh paling banyak dijumpai. Sebab, kampung tersebut dikenal dengan olahan belimbing wuluh.



Ketua RT 2, RW 8, Syahri mengajak Jawa Pos berkeliling kampung. Namun, dia enggan membicarakan tentang penghijauan, kebersihan, atau kesehatan.



Sebab, tahapan tersebut sudah dilalui. Tugasnya kini adalah menjadikan Candirejo sebagai kampung mandiri.



’’Ibarat SGC itu sekolah, kita ini sudah lulus,’’ kata pria yang juga menjadi fasilitator kelurahan (faskel) Genteng tersebut.



Terdapat tujuh pilar program di Candirejo. Syahri lalu mengambil banner di kolong meja balai RT. Masing-masing pilar punya banner sendiri.



Mulai pilar lingkungan, sanitasi, ekonomi, nutrisi, pendidikan, teknologi informasi, hingga aman dan nyaman.



Pilar ekonomi menjadi yang terpenting. Warga diberdayakan dengan stimulan berdagang. Barang dagangan diambil dari tanaman yang dibudidayakan.



Otomatis cara itu membuat warga melakukan penghijauan. ’’Setelah ekonomi hidup, pilar lain berjalan dengan sendirinya,’’ jelas pria 44 tahun itu.



Terdapat 14 usaha kecil menengah (UKM) di kampung tersebut. Mereka memproduksi minuman dalam kemasan. Mulai sinom, serai, kunyit asam, susu kedelai, secang, hingga produk andalan minuman belimbing wuluh.



Produk-produk itu didistribusikan ke sejumlah sentra UKM. Salah satunya sentra UKM Siola yang tak jauh dari Kampung Candirejo.



UKM tidak hanya menjual barang dagangannya di sentra. Mereka juga menjualnya kepada wisatawan yang berkunjung. Produk-produk itu tertata rapi di lemari es balai RT.



Tempat tersebut menjadi jujukan pertama setiap wisatawan yang datang. Kebanyakan di antara mereka ingin mengetahui sekaligus belajar tentang pengelolaan kampung.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore