
ASRI : Kampung Candirejo Genteng Surabaya di nobatkan sebagai kampung Jawara dalam Surabaya Green and clean 2016.
KAMPUNG Genteng Candirejo RT 2, RW 8, Kelurahan Genteng, menyabet penghargaan Best of the Best Kategori Jawara.
Itu adalah kategori tertinggi dalam lomba kebersihan lingkungan yang diadakan sejak 2005 tersebut. Tidak berlebihan jika gelar itu disandang kampung tersebut.
Tidak percaya? Coba saja datang ke sana. Pintu masuk kampung ditandai dengan gerbang bertulisan Kampung Wisata Sampah Mandiri. Dari gerbang itu terlihat lorong hijau.
Pohon belimbing wuluh paling banyak dijumpai. Sebab, kampung tersebut dikenal dengan olahan belimbing wuluh.
Ketua RT 2, RW 8, Syahri mengajak Jawa Pos berkeliling kampung. Namun, dia enggan membicarakan tentang penghijauan, kebersihan, atau kesehatan.
Sebab, tahapan tersebut sudah dilalui. Tugasnya kini adalah menjadikan Candirejo sebagai kampung mandiri.
’’Ibarat SGC itu sekolah, kita ini sudah lulus,’’ kata pria yang juga menjadi fasilitator kelurahan (faskel) Genteng tersebut.
Terdapat tujuh pilar program di Candirejo. Syahri lalu mengambil banner di kolong meja balai RT. Masing-masing pilar punya banner sendiri.
Mulai pilar lingkungan, sanitasi, ekonomi, nutrisi, pendidikan, teknologi informasi, hingga aman dan nyaman.
Pilar ekonomi menjadi yang terpenting. Warga diberdayakan dengan stimulan berdagang. Barang dagangan diambil dari tanaman yang dibudidayakan.
Otomatis cara itu membuat warga melakukan penghijauan. ’’Setelah ekonomi hidup, pilar lain berjalan dengan sendirinya,’’ jelas pria 44 tahun itu.
Terdapat 14 usaha kecil menengah (UKM) di kampung tersebut. Mereka memproduksi minuman dalam kemasan. Mulai sinom, serai, kunyit asam, susu kedelai, secang, hingga produk andalan minuman belimbing wuluh.
Produk-produk itu didistribusikan ke sejumlah sentra UKM. Salah satunya sentra UKM Siola yang tak jauh dari Kampung Candirejo.
UKM tidak hanya menjual barang dagangannya di sentra. Mereka juga menjualnya kepada wisatawan yang berkunjung. Produk-produk itu tertata rapi di lemari es balai RT.
Tempat tersebut menjadi jujukan pertama setiap wisatawan yang datang. Kebanyakan di antara mereka ingin mengetahui sekaligus belajar tentang pengelolaan kampung.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
