
Fabio Quagliarella kembali menjadi momok bagi pertahanan Inter Milan
JawaPos.com - Langkah Internazionale Milan untuk meraih tiket Liga Champions semakin berat. Pada giornata 30, Selasa (4/4) dini hari WIB, mereka takluk 1-2 saat menjamu Sampdoria di Stadion Giuseppe Meazza.
Laga kandang yang seharusnya bisa dimaksimalkan untuk mendapat poin penuh, justru menjadi bencana. Kini, La Beneamata - julukan Inter, tertinggal 9 angka dari Napoli yang menempati posisi ketiga klasemen sementara.
Seperti diketahui, peringkat ketiga merupakan batas akhir untuk tiket Liga Champions musim depan. Kondisi tersebut seharusnya disikapi bijak oleh pelatih Stefano Pioli dan manajemen agar mengalihkan fokus untuk mengejar tiket Liga Europa.
Tampil di depan publik sendiri, semua sepertinya berjalan mudah. Inter unggul lebih dahulu pada menit 35 lewat tendangan Danilo D'Ambrosio yang mengenai kaki Bartosz Bereszynski dan berbelok arah. Kiper Sampdoria, Emiliano Viviano, hanya terdiam karena sudah mati langkah.
Hanya saja, bisa dibilang keunggulan Inter pada babak pertama berbau keberuntungan. Maklum saja, dua upaya Sampdoria mencetak gol digagalkan tiang gawang. Pertama tendangan Fabio Quagliarella dan kedua tembakan Bruno Fernandes.
Pada babak kedua, Inter sebenarnya lebih dominan dalam serangan dan penguasaan bola. Namun, Dewi Fortuna lebih berpihak ke kubu tim tamu. Pada menit 50, Patrik Schik membawa Il Samp - julukan Sampdoria, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Hanya saja, gol tersebut berbau kontroversial. Saat Schik mendorong bola ke gawang Inter usai meneruskan umpan sundulan dari Matias Silvestre, terlihat dia dalam posisi offside. Namun, hakim garis tak mengangkat bendera dan wasit Domenico Celi mengesahkan gol tersebut.
Laga sepertinya akan berakhir imbang. Namun, lag-lagi Il Samp tengah lekat dengan keberuntungan. Mereka mendapat hadiah penalti pada menit 85 setelah tangan Marcelo Brozovic menyentuh bola di kotak penalti sendiri saat mengantisipasi tendangan bebas Sampdoria.
Wasit langsung menunjuk titih putih dan Brozovic mendapat kartu kuning lantaran dianggap sengaja membelokkan laju bola dengan tangan. Quagliarella yang menjadi eksekutor secara dingin menaklukkan Samir Handanovic. Sampdoria berbalik unggul 2-1.
Hingga laga berakhir, skor 2-1 untuk Sampdoria tak berubah. Inter harus meratapi kekalahan di depan publik sendiri dan mendapati kenyataan langkah mereka ke 3-besar semakin sulit.
Sampdoria dan Quagliarella bisa dibilang momok bagi Inter pada musim ini. Pada pertemuan pertama di Luigi Ferraris, pekan ke-11, Inter kalah 0-1 dan gol tunggal Sampdoria dihasilkan oleh Quagliarella.
Bagi La Beneamata, ini menjadi kekalahan ketiga saat berlaga di kandang sendiri, Giuseppe Meazza, di pentas Serie-A musim ini. Sebelumnya tim asuhan Stefano Pioli itu kalah saat menjamu Cagliari dan AS Roma.
SUSUNAN PEMAIN
Internazionale Milan: Handanovic; D’Ambrosio, Medel, Miranda, Ansaldi; Gagliardini (Kondogba, 46), Brozovic; Candreva, Banega (Eder, 66), Perisic (Joao Mario, 78); Icardi
Pelatih: Stefano Pioli

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
