Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 23 September 2015 | 21.40 WIB

Preview Pertandingan Sampdoria Vs AS Roma: Target Rekor yang Lebih Banyak si Pangeran Roma

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Francesco Totti begitu girang setelah berhasil menjebol gawang Sassuolo Minggu lalu (20/9).  



Totti gembira, karena dia sudah mencapai 300 gol selama 23 tahun perjalanan karirnya bersama AS Roma. Sayangnya, kegembiraan itu berubah menjadi kegetiran lantaran Roma hanya bisa bermain seri 2-2. 



"Saya senang bisa mencetak 300 gol.  Tapi, saya sedih karena Roma hanya bermain seri," keluh Totti kepada Football Italia. 



Roma akan melawat ke Luigi Ferraris menghadapi Sampdoria.  Totti belum tentu akan diturunkan sebagai starter dini hari nanti.  Artinya, kans Totti untuk menambah koleksi golnya bisa tertutup.  Meski nantinya tak menjadi penggawa inti, Rudi Garcia dan pasukannya tak boleh membuat Totti kecewa.  Apalagi, akhir pekan ini Totti akan merayakan ulang tahunnya yang ke-39.  



Namun, catatan buruk Roma di Luigi Ferraris bisa menjadi ancaman.  Selama ini Luigi Ferraris bukan tempat yang indah bagi Giallorossi untuk mendulang angka sempurna. Dari lima kali lawatannya ke stadion berkapasitas 36 ribu tempat duduk itu, hanya sekali Roma meraih victory.



Tapi, ada celah yang bisa dimanfaatkan Garcia dan pasukannya.  Mereka harus mampu memanfaatkan kondisi psikologis Angelo Palombo dkk yang baru saja tumbang di kandang Torino 0-2 (20/9). Kemenangan atas Sampdoria juga sekaligus membebaskan Roma dari jadwal padat sepanjang September.



"Karena itu, jika kami memenangi laga besok, kami tinggal melanjutkannya melawan Carpi (26/9) dan mengakhirinya di kandang BATE (30/9)," ujar Garcia dalam konferensi pers. 



Pelatih berkebangsaan Prancis itu mencoba untuk  tidak panik. Musim lalu, Roma unbeaten hingga jornada kelima dan selalu menang! Sementara, musim ini mereka sudah terpaut empat angka dengan Inter Milan sebagai pemuncak klasemen.   Penyebab seretnya perjalanan Roma adalah, karena mereka terlambat panas. 



Solusi yang ditawarkan Garcia, dia meminta pasukannya untuk bereaksi cepat di awal babak pertama. 



"Kami harus lebih baik lagi, terutama untuk mencetak gol pembeda di babak pertama. Sehingga, di babak kedua kami tinggal melanjutkannya," lanjutnya.



Solusi itu juga bagian dari strategi untuk membekap Sampdoria.  Dari statistik awal musim, gol ke gawang Sampdoria selalu terjadi pada interval pertama. Dari enam gol yang sudah merobek jala gawang Emiliano Viviano, lima gol di antaranya terjadi antara menit pertama hingga menit ke-45. Absennya Lorenzo De Silvestri, Mattia Cassani, Andrea Coda serta Angelo Palombo merupakan penyebab buruknya koordinasi pertahanan tim asuhan Welter Zenga itu.



"Sama seperti Torino, Roma juga tim hebat. Kami harus meningkatkan level konsentrasi kami lagi," beber Zenga. (ren/bas/andi/JPG)

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore