Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 September 2015 | 22.30 WIB

Preview Pertandingan Chelsea vs Arsenal: Semua Tergantung Fabregas

Duel panas di pekan ini antara Chelsea vs Arsenal - Image

Duel panas di pekan ini antara Chelsea vs Arsenal

JawaPos.com - Arsenal boleh berbangga saat menekuk Chelsea 1-0 di Community Shield (2/8). Namun langkah mereka saat bertandang ke markas Chelsea, Stamford Bridge, dalam lanjutan matchday 6, Premier League malam nanti akan berjalan sulit.  



Namun itu bukanlah menjadi penghalang. Performa buruk di lini belakang Chelsea tak lepas dari tak stabilnya peran Cesc Fabregas. Jika ditilik 12 gol yan bersarang di gawang The Blues, hampir 80 persennya dilakukan lewat skema fast break yang cepat. Posisi Fabregas yang kerap telat mundur menyulitkan pada back-four Chelsea menggalang pertahanan. 



Data whoscored mencatat banyak koefisiensinya turun ketimbang musim lalu. Rataan tekel per game pemain no.4 ini turun dari 3 tekel/game manjadi 2 tekel/game. Soal buang bola pun sama, dari 0,9 clearence/game drop jadi 0,2 clearence/game. 



Itu sebabnya pada laga vital seperti melawan Manchester City dan Everton, Mourinho lebih memilih partner Nemanja Matic diisi Ramires atau John Obi Mikel yang benar-benar seorang gelandang bertahan murni ketimbang Fabregas. 



Kehadiran Fabregas di posisi poros ganda sejatinya untuk memerankan deep-playing playmaker dari lini belakang. Chelsea tak punya stok gelandang yang bisa memerankan lakon itu selain Fabregas. Namun jika ditilik atribusi serangan yang dilakukan Fabregas, hasilnya pun tak cukup baik ketimbang musim lalu. 



Jumlah keypasses-nya drop 2,8/game jadi 1,6/game. Upaya dribble-nya dari 1,1/game jadi 0,6/game. Sebagai pengatur di lini belakang, jumlah longballs yang jadi tugasnya pun tutun dari 6 longballs/game jadi 4 lingballs/game. Turunnya angka-angka inilah yang jadi penegas lini depan Chelsea begitu tumpul karena minimnya dukungan yang datang.  



Kritikpun bermunculan. Meski begitu pada laga melawan Arsenal nanti, Fabregas ingin menepis ketidaksukaan orang padanya. 



"Hasil positif melawan Maccabi membuat kepercayaan diri saya semakin tinggi, itu bukan masalah, tapi kadang hal-hal tidak berjalan bagus untuk Anda karena banyak alasan," katanya kepada ESPNFC. 



"Yang penting adalah saya fokus untuk performa saya, memperbaikinya dan percaya diri," katanya lagi.



Ketika melawan Maccabi Haiffa, Mourinho pun memuji penampilan Fabregas.  "Kami memindahkan bola dengan sangat baik. Fabregas dan Loftus-Cheek membuat permainan berjalan cepat. Bola secara cepat meninggalkan daerah pertahanan dan mencapai para penyerang dengan tepar," katanya dilansir Mirror.



Melawan Arsenal, Mourinho pede timnya bisa memenangkan pertandingan. "Kami datang dengan perasaan yang berbeda. Kami bisa bangun dengan keadaan pikiran yang berbeda. Sabtu adalah pertandingan besar. Arsenal adalah pesaing berat. Kami harus memenangkan laga ini," ujar Mourinho.



Chelsea tak bisa memainkan Pedro dan Willian yang mengalami cedera saat kalah menghadapi Everton, pekan lalu. 



Di kubu lawan, Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menegaskan timnya akan bermain komplit. Per Mertesacket yang sempat absen karena kecelakaan lalu lintas kemungkinan bisa ditutunkan. 



"Ini pertandingan besar, Mari jangan lupakan bahwa ini awal musim. Yang paling penting adalah penampilan saat pertandingan nanti," katanya dikutip situs resmi klub.



Kunci andalan Arsenal terletak pada eks kiper Chelsea, Petr Cech. Mou sengata membangkucadangkan Cech saat bertadang ke markas Dinamo Zagreb di Liga Champions pada Rabu lalu (16/9).

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore