Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Agustus 2026 | 03.49 WIB

Tak Selalu Sejalan, 10 Tanda Orang Bergaji Tinggi yang Minim Kecerdasan Intelektual

tanda orang tidak cerdas tapi punya pekerjaan gaji tinggi./Freepik. - Image

tanda orang tidak cerdas tapi punya pekerjaan gaji tinggi./Freepik.

JawaPos.com – Memiliki pekerjaan dengan penghasilan tinggi sering kali dianggap sebagai tanda bahwa seseorang mempunyai kemampuan luar biasa. Padahal, kesuksesan finansial tidak selalu berjalan beriringan dengan kecerdasan intelektual.

Ada berbagai faktor yang dapat membawa seseorang ke posisi dengan gaji besar, mulai dari pengalaman, kemampuan berkomunikasi, keberanian mengambil peluang, jaringan profesional, hingga keterampilan tertentu.

Di sisi lain, seseorang yang tampak sukses belum tentu memiliki kebiasaan berpikir yang matang. Beberapa perilaku justru dapat menunjukkan rendahnya kemampuan untuk mengevaluasi diri, menerima informasi baru, dan belajar dari pengalaman.

Perlu dicatat, ciri-ciri berikut bukanlah alat untuk menentukan tingkat kecerdasan seseorang secara pasti. Setiap perilaku harus dilihat berdasarkan konteks dan pola yang berlangsung dalam jangka panjang.

Dilansir dari geediting.com, terdapat sejumlah tanda yang dapat menggambarkan seseorang yang secara intelektual kurang berkembang meski memiliki pekerjaan dengan penghasilan tinggi.

1. Sulit Mengakui Kesalahan

Orang yang memiliki pola pikir terbuka biasanya tidak keberatan mengakui ketika melakukan kesalahan. Mereka memahami bahwa tidak ada manusia yang selalu benar.

Sebaliknya, seseorang yang terus mempertahankan pendapat meski sudah terbukti keliru cenderung lebih mementingkan ego daripada mencari kebenaran.

Jabatan atau penghasilan tinggi terkadang membuat perilaku tersebut tidak segera terlihat karena orang lain mungkin enggan memberikan kritik.

Padahal, kemampuan menerima koreksi merupakan bagian penting dari proses belajar dan pengembangan diri.

2. Terlalu Mengandalkan Jabatan dan Penghasilan

Prestasi profesional memang layak diapresiasi. Namun, menjadikan jabatan, gaji, atau penghargaan sebagai satu-satunya bukti bahwa dirinya lebih unggul dari orang lain merupakan hal yang berbeda.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore