Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Agustus 2026 | 02.36 WIB

9 Perilaku yang Membuat Pemimpin Kompeten Terlihat Tidak Profesional

Ilustrasi pemimpin (magnific)

 

JawaPos.com - Kenali sembilan perilaku yang dapat membuat pemimpin kompeten terlihat tidak profesional di tempat kerja.

Perilaku-perilaku ini, biasanya dapat dilihat mulai dari sulit menerima kritik hingga tidak konsisten mengambil keputusan.

Ya, menjadi seorang pemimpin yang kompeten bukan hanya tentang kemampuan menyelesaikan masalah atau mencapai target. 

Cara seseorang berkomunikasi, mengambil keputusan, memperlakukan anggota tim, dan menghadapi tekanan juga sangat menentukan bagaimana dirinya dipersepsikan oleh orang lain.

Seorang pemimpin bisa memiliki pengetahuan luas dan pengalaman panjang, tetapi beberapa kebiasaan yang tidak disadari dapat membuatnya terlihat kurang profesional. 

Bahkan, perilaku kecil yang dilakukan berulang kali dapat memengaruhi kepercayaan tim dan menciptakan kesan bahwa pemimpin tersebut sulit diajak bekerja sama.

Seperti dirangkum dari laman YourTango, sembilan perilaku berikut sebenarnya tidak otomatis menunjukkan bahwa seseorang merupakan pemimpin yang buruk. 

Namun, jika dilakukan terus-menerus, perilaku tersebut dapat mengurangi kredibilitas dan efektivitas kepemimpinan.

1. Sulit Mengakui Kesalahan

Pemimpin tidak selalu harus memiliki jawaban yang benar. Justru, kemampuan mengakui kesalahan dapat menjadi salah satu tanda kematangan dalam memimpin.

Masalah muncul ketika seorang pemimpin selalu berusaha mencari alasan atau menyalahkan orang lain setiap kali terjadi kesalahan.

Sikap defensif dapat membuat anggota tim merasa bahwa pemimpin lebih mementingkan citra pribadi daripada menyelesaikan persoalan.

Sebaliknya, mengakui kesalahan tidak otomatis membuat seorang pemimpin terlihat lemah. 

Ketika disertai tanggung jawab dan tindakan perbaikan, pengakuan tersebut justru dapat meningkatkan kepercayaan tim.

Pemimpin yang mengatakan, “Keputusan saya ternyata kurang tepat, mari kita lihat bagaimana memperbaikinya,” menunjukkan bahwa dirinya mampu belajar dari situasi.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore