Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Agustus 2026 | 21.25 WIB

Tak Perlu Selalu Beli Pupuk, 5 Sampah Dapur Ini Bisa Jadi Nutrisi Tanaman

ilustrasi cangkang telur untuk tanaman. (Treehugger) - Image

ilustrasi cangkang telur untuk tanaman. (Treehugger)

JawaPos.com – Memiliki tanaman yang tumbuh sehat dan subur tentu menjadi kepuasan tersendiri bagi mereka yang gemar berkebun. Selain penyiraman dan pencahayaan yang cukup, tanaman juga membutuhkan nutrisi dari media tanam.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pupuk komersial memang mudah ditemukan. Namun, sebenarnya ada sejumlah sisa dari aktivitas memasak yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan kompos atau tambahan organik untuk tanah.

Kulit buah, cangkang telur, ampas minuman, hingga sisa sayuran dapat membantu mengurangi limbah rumah tangga sekaligus menjadi sumber bahan organik. Meski demikian, tidak semua sampah dapur cocok diberikan langsung ke tanaman. Sebagian lebih baik dikomposkan terlebih dahulu agar terurai dengan baik.

Dilansir English Jagran, berikut lima jenis sampah dapur yang dapat dimanfaatkan untuk membantu menyuburkan tanaman.

1. Cangkang Telur

Cangkang telur dikenal sebagai salah satu limbah dapur yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan berkebun. Bahan ini mengandung kalsium karbonat yang dapat menjadi sumber kalsium setelah cangkang mengalami proses penguraian.

Cara menggunakannya cukup sederhana. Cangkang telur dapat dicuci, dikeringkan, kemudian dihancurkan hingga menjadi serpihan kecil atau bubuk.

Hasilnya bisa dicampurkan ke dalam kompos atau media tanam. Namun, pelepasan kalsium dari cangkang telur berlangsung cukup lambat sehingga manfaatnya tidak serta-merta terlihat setelah ditaburkan.

2. Kulit Pisang

Kulit pisang juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan organik untuk kebun. Seperti bagian tanaman lainnya, kulit pisang mengandung sejumlah mineral, termasuk kalium.

Daripada langsung membuangnya, kulit pisang dapat dipotong kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam kompos. Proses pengomposan akan membantu menguraikan bahan organik sehingga nutrisinya lebih mudah tersedia bagi tanah.

Penggunaan kulit pisang secara langsung di sekitar tanaman juga sebaiknya tidak berlebihan karena bahan organik yang membusuk dapat menarik serangga atau menimbulkan aroma kurang sedap.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore