Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Agustus 2026 | 04.02 WIB

Jangan Terus Terjebak Masa Lalu, Begini Cara Memulihkan Diri dari Luka Batin

Ilustrasi orang yang sulit melupakan masa lalu. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang sulit melupakan masa lalu. (Freepik)

JawaPos.com – Tidak semua luka meninggalkan bekas yang bisa dilihat secara langsung. Ada pengalaman yang secara fisik telah berlalu, tetapi dampaknya masih terasa dalam pikiran, emosi, maupun cara seseorang menjalani kehidupan sehari-hari.

Kenangan tertentu bahkan dapat kembali muncul hanya karena hal sederhana, seperti suara, aroma, tempat, percakapan, atau situasi yang mengingatkan seseorang pada pengalaman sebelumnya.

Rasa takut, sedih, marah, malu, hingga tidak nyaman bisa muncul secara tiba-tiba. Kondisi tersebut tidak selalu berarti seseorang lemah. Respons terhadap pengalaman yang menyakitkan memang dapat berbeda pada setiap orang.

Mental Health America (MHA) menjelaskan bahwa pengalaman traumatis dapat memengaruhi rasa aman seseorang dan menimbulkan respons emosional yang berbeda-beda. Proses pemulihan pun tidak memiliki batas waktu yang sama bagi setiap orang.

Karena itu, melupakan masa lalu tidak selalu berarti menghapus seluruh ingatan. Yang lebih penting adalah belajar memahami pengalaman tersebut, mengelola respons yang muncul, serta perlahan membangun kembali rasa aman dalam menjalani kehidupan.

Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan.

1. Akui dan Hargai Perasaan yang Muncul

Langkah awal dalam menghadapi luka lama adalah berhenti menganggap remeh apa yang Anda rasakan.

Setiap orang mempunyai pengalaman dan batas emosional yang berbeda. Sesuatu yang terlihat sederhana bagi orang lain tetap bisa memberikan dampak mendalam bagi seseorang.

Daripada memaksa diri untuk segera melupakan, cobalah mengakui bahwa pengalaman tersebut memang pernah menyakitkan. Perasaan sedih, marah, takut, kecewa, atau bingung tidak perlu langsung disingkirkan.

Mental Health America juga menekankan bahwa seseorang tidak perlu membandingkan pengalaman traumatisnya dengan pengalaman orang lain. Jika sebuah peristiwa memberikan dampak emosional yang besar, perasaan tersebut tetap layak diperhatikan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore