Apa yang pertama terlihat ungkap konektivitas dan gaya kognitif Anda. (Instagram psych.whiz.)
JawaPos.com - Ini adalah tes persepsi gestalt yang mengungkapkan konektivitas dan gaya kognitif Anda melalui apa yang pertama kali terlihat.
Dilansir JawaPos.com dari psych.whiz pada Senin (10/8), maksudnya bagaimana kecenderungan Anda melihat hubungan antara satu hal dengan hal lainnya serta cara berpikir yang khas dalam memahami informasi.
Apakah melihat gambaran besar, memerhatikan detail, mengandalkan pengalaman, atau menggabungkan logika dengan intuisi sebelum mengambil kesimpulan.
1. Wajah
Melihat wajah putih besar terlebih dahulu menunjukkan pemrosesan holistik dan konektivitas sosial yang tinggi.
Otak Anda memprioritaskan pola manusia dan struktur makro.
Ini mengindikasikan kemungkinan besar Anda pemikir yang melihat gambaran besar, mengandalkan intuisi, serta kecerdasan emosional dalam menjalani hidup.
2. Kucing
Menunjukkan gaya konektivitas lokal dengan presisi tinggi.
Otak Anda dengan cepat memisahkan bentuk-bentuk kecil yang khas dari latar belakang yang tampak kacau.
Ini mencerminkan pikiran Anda berorientasi pada detail, mandiri, dan kemungkinan besar sangat peka terhadap perubahan lingkungan yang halus.
3. Aligator
Mengungkapkan bias kognitif yang didasarkan pada evolusi atau kewaspadaan.
Anda memiliki hubungan yang kuat dengan pusat kelangsungan hidup otak atau amigdala.
Ini berarti Anda sangat cepat dalam mengidentifikasi potensi risiko atau gangguan dalam suatu sistem sebelum hal-hal tersebut menjadi masalah.
4. Melihat Beberapa Gambar
Melihat lebih dari satu gambar secara bersamaan tandanya Anda memiliki fleksibilitas kognitif yang tinggi dan komunikasi lintas sisi yang kuat antara belahan otak kiri dan kanan.
Anda dapat beralih perspektif dengan luwes.
Menjadikan Anda pemecah masalah yang hebat, karena mampu melihat gambaran besar sekaligus detail-detail kecil secara bersamaan.
Hal lain yang perlu Anda ketahui, kecepatan Anda beralih antar gambar menjadi tolak ukur kendali inhibisi atau kemampuan menghambat respons.
Bukan sekadar tentang melihat lebih banyak objek, tapi tentang seberapa cepat otak Anda menekan satu informasi agar informasi baru bisa muncul.
Sebagai contoh, jika Anda sulit berhenti melihat aligator setelah menemukannya, maka kemungkinan Anda memiliki gaya kognitif yang cenderung 'melekat' yang membuat Anda sangat gigih dan fokus.
Sebaliknya, jika Anda mudah beralih antar gambar dengan cepat layaknya lampu strobo, kemungkinan Anda memiliki toleransi tinggi terhadap ambiguitas dan 'disonansi kognitif' sehingga mampu menangani informasi yang saling bertentangan tanpa merasa stres.***