
CEO Mekari Qontak, Suwandi Soh. (Istimewa)
JawaPos.com - Pengalaman buruk saat bertransaksi ternyata bisa menjadi akhir hubungan pelanggan dengan sebuah merek. Permasalahan berasal dari harus mengulang keluhan yang sama, layanan yang lambat, hingga informasi pelanggan yang tidak tersambung antar divisi.
Berdasarkan data indikatif pasar Asia Tenggara dari Bain & Company menunjukkan, 72 persen pelanggan berhenti membeli setelah mengalami satu pengalaman buruk. Kemudian, sebanyak 30 persen peluang penjualan juga tidak ditindaklanjuti tepat waktu.
Kondisi tersebut menjadi tantangan besar bagi bisnis di Indonesia, terutama ketika biaya mendapatkan pelanggan baru mencapai lima hingga tujuh kali lebih mahal dibandingkan mempertahankan pelanggan yang sudah ada.
Akibatnya, tim penjualan dan layanan pelanggan sering kali tidak memiliki gambaran utuh mengenai riwayat pelanggan. Tidak jarang pelanggan harus mengulang informasi yang sama ketika berpindah kanal komunikasi atau berinteraksi dengan petugas yang berbeda.
Melihat hal tersebut Mekari Qontak perusahaan software-as-a-service (SaaS) Indonesia, mengumumkan transformasi platformnya dengan mengintegrasikan Customer Data Platform (CDP), Agentic AI, dan Loyalitas Pelanggan dalam satu sistem.
CEO Mekari, Suwandi Soh, mengatakan pembaruan tersebut menjadikan Mekari Qontak sebagai customer engagement platform yang mampu mengelola seluruh perjalanan pelanggan, mulai dari interaksi pertama hingga pembelian berulang.
"Bisnis di Indonesia rata-rata menggunakan empat hingga enam sistem berbeda untuk mengelola pelanggan mereka. Akibatnya, data tersebar, konteks hilang, dan tim bekerja buta. Mekari Qontak hadir untuk mengakhiri fragmentasi ini,” ujar Suwandi dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (12/6).
Suwandi mengatakan, dengan CDP sebagai fondasi, Agentic AI sebagai mesin eksekusi, dan modul loyalitas sebagai penutup siklus, menjadikan Mekari Qontak benar-benar mencakup seluruh perjalanan pelanggan dari awal hingga repeat purchase.
Mekari Qontak memiliki basis CDP sehingga semua informasi pelanggan disatukan dalam pusat data, termasuk percakapan WhatsApp, riwayat transaksi, keluhan pelanggan, dan riwayat kampanye. Data-data ini kemudian digabung ke dalam satu profil pelanggan secara real-time.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
