
seseorang yang meminta maaf karena menangis (Magnific/armmypicca)
JawaPos.com - Ada orang yang sejak kecil terbiasa menangis tanpa merasa bersalah. Tapi ada juga yang setiap kali air mata keluar, langsung diikuti rasa malu, lalu refleks berkata: “maaf…”—seolah-olah menangis adalah kesalahan.
Dalam psikologi perkembangan, kebiasaan ini sering tidak muncul begitu saja. Ia biasanya terbentuk dari pengalaman berulang di masa kecil dan remaja yang membentuk cara seseorang memandang emosi, terutama emosi yang dianggap “lemah” seperti kesedihan.
Kalau kamu pernah meminta maaf karena menangis, bukan berarti kamu “terlalu sensitif” atau “lemah”. Bisa jadi, ada pengalaman psikologis tertentu yang pernah kamu alami saat tumbuh dewasa.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat 7 kemungkinan yang sering dijelaskan dalam perspektif psikologi.
1. Kamu Pernah Diajarkan Bahwa Menangis Itu “Berlebihan”
Di banyak keluarga atau lingkungan, ada pesan tidak langsung seperti:
“Jangan cengeng.”
“Nangis terus, kayak anak kecil.”
“Gitu aja nangis?”
Pesan seperti ini membuat anak belajar bahwa menangis bukan respon yang diterima. Dalam psikologi, ini disebut emotional invalidation (emosi tidak divalidasi).
Akibatnya, saat dewasa:
Kamu merasa perlu meminta maaf ketika menangis
Kamu menganggap emosimu “terlalu banyak”
Kamu menahan diri bahkan ketika sedang sangat sedih
2. Kamu Tumbuh di Lingkungan yang Minim Ruang Emosi
Beberapa orang tumbuh di lingkungan yang fokus pada:
logika
prestasi
ketahanan mental
Bukan pada ekspresi emosi.
Dalam psikologi perkembangan, ini bisa membentuk emotional suppression habit—kebiasaan menekan emosi.
Hasilnya:
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022