
seseorang yang meminta maaf karena menangis (Magnific/armmypicca)
JawaPos.com - Ada orang yang sejak kecil terbiasa menangis tanpa merasa bersalah. Tapi ada juga yang setiap kali air mata keluar, langsung diikuti rasa malu, lalu refleks berkata: “maaf…”—seolah-olah menangis adalah kesalahan.
Dalam psikologi perkembangan, kebiasaan ini sering tidak muncul begitu saja. Ia biasanya terbentuk dari pengalaman berulang di masa kecil dan remaja yang membentuk cara seseorang memandang emosi, terutama emosi yang dianggap “lemah” seperti kesedihan.
Kalau kamu pernah meminta maaf karena menangis, bukan berarti kamu “terlalu sensitif” atau “lemah”. Bisa jadi, ada pengalaman psikologis tertentu yang pernah kamu alami saat tumbuh dewasa.
Dilansir dari Expert Editor, terdapat 7 kemungkinan yang sering dijelaskan dalam perspektif psikologi.
1. Kamu Pernah Diajarkan Bahwa Menangis Itu “Berlebihan”
Di banyak keluarga atau lingkungan, ada pesan tidak langsung seperti:
“Jangan cengeng.”
“Nangis terus, kayak anak kecil.”
“Gitu aja nangis?”
Pesan seperti ini membuat anak belajar bahwa menangis bukan respon yang diterima. Dalam psikologi, ini disebut emotional invalidation (emosi tidak divalidasi).
Akibatnya, saat dewasa:
Kamu merasa perlu meminta maaf ketika menangis
Kamu menganggap emosimu “terlalu banyak”
Kamu menahan diri bahkan ketika sedang sangat sedih
2. Kamu Tumbuh di Lingkungan yang Minim Ruang Emosi
Beberapa orang tumbuh di lingkungan yang fokus pada:
logika
prestasi
ketahanan mental
Bukan pada ekspresi emosi.
Dalam psikologi perkembangan, ini bisa membentuk emotional suppression habit—kebiasaan menekan emosi.
Hasilnya:

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
