Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 April 2026 | 15.21 WIB

Orang yang Menilai Orang Lain Berdasarkan Penampilan Seringkali Menunjukkan 8 Perilaku Halus Ini Tanpa Disadari Menurut Psikologi

seseorang yang menilai orang lain berdasarkan penampilan (Freepik/jcomp) - Image

seseorang yang menilai orang lain berdasarkan penampilan (Freepik/jcomp)


JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu orang yang dengan cepat menarik kesimpulan tentang orang lain hanya dari penampilan luar—cara berpakaian, gaya rambut, hingga ekspresi wajah.

Meskipun terlihat sepele, kebiasaan ini sebenarnya berkaitan erat dengan proses psikologis yang disebut thin slicing, yaitu kecenderungan otak membuat penilaian cepat berdasarkan informasi yang sangat terbatas.

Menariknya, orang yang sering menilai orang lain dari penampilan biasanya tidak menyadari perilaku mereka sendiri. Tanpa sadar, mereka menunjukkan sejumlah tanda halus yang mencerminkan pola pikir tersebut.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat 8 perilaku halus yang sering muncul menurut psikologi:

1. Cepat Membuat Kesimpulan Tanpa Informasi Lengkap

Orang seperti ini cenderung langsung “mengisi kekosongan” informasi dengan asumsi pribadi. Misalnya, melihat seseorang berpakaian santai lalu langsung menganggapnya tidak profesional.

Dalam psikologi, ini berkaitan dengan cognitive bias, khususnya halo effect dan stereotyping, di mana satu aspek kecil memengaruhi keseluruhan penilaian.

2. Lebih Fokus pada Penampilan Daripada Isi Percakapan

Saat berbicara, perhatian mereka sering terbagi—bukan sepenuhnya pada apa yang dikatakan lawan bicara, tetapi pada bagaimana orang tersebut terlihat.

Akibatnya, mereka bisa melewatkan informasi penting dan cenderung mengingat “kesan visual” daripada isi pembicaraan.

3. Sering Membandingkan Orang Secara Diam-Diam

Tanpa disadari, mereka membandingkan penampilan seseorang dengan standar pribadi atau sosial: siapa yang lebih rapi, lebih menarik, atau lebih “layak”.

Perilaku ini sering terjadi secara otomatis karena otak manusia memang dirancang untuk mengkategorikan, tetapi bisa menjadi bias jika tidak dikontrol.

4. Memberi Perlakuan Berbeda Secara Halus

Mereka mungkin tidak terang-terangan diskriminatif, tetapi menunjukkan perbedaan sikap kecil:

Editor: Novia Tri Astuti
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore