Ilustrasi orang yang tidak suka pembayaran digital alias cashless (freepik)
JawaPos.com - Di tengah kemudahan pembayaran digital yang semakin marak, masih ada banyak orang yang tetap memilih menggunakan uang tunai.
Pilihan ini sering dianggap kuno atau ketinggalan zaman, padahal di baliknya tersimpan alasan-alasan yang sangat pribadi dan mendalam.
Mereka bukan sekadar menolak tren atau teknologi baru, tetapi memiliki pertimbangan dan cara pandang sendiri terhadap transaksi sehari-hari.
Memahami keputusan ini akan memberi kita wawasan menarik tentang bagaimana orang menilai kenyamanan, keamanan, dan kebebasan dalam hidup mereka.
Artikel ini akan mengajak Anda mengenal lebih dekat orang-orang yang lebih suka uang tunai dan alasan-alasan unik di balik pilihan mereka.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Jumat (30/1), berikut merupakan 5 karakter orang yang tidak suka pembayaran digital alias cashless.
1. Anda suka merasa punya kendali sendiri
Orang yang lebih memilih menggunakan uang tunai biasanya merasa lebih nyaman ketika bisa mengendalikan sendiri seluruh proses transaksi.
Dengan uang tunai, mereka mengetahui persis apa yang terjadi sejak pembayaran dimulai hingga selesai, tanpa ada pihak lain yang ikut mencatat atau memprosesnya.
Sebaliknya, pembayaran digital melibatkan sistem yang merekam setiap langkah transaksi, sehingga sebagian orang merasa kehilangan kendali atas keputusan mereka sendiri.
Ini bukan karena mereka takut akan teknologi atau gagap digital, melainkan karena mereka ingin mempertahankan kebebasan dan kemampuan untuk menentukan cara mereka dalam berinteraksi secara finansial.
Dengan begitu, orang seperti ini cenderung menghargai otonomi dan merasa lebih tenang ketika bisa memegang kendali penuh atas pilihan mereka sendiri.
2. Anda peduli terhadap privasi dan data pribadi
Setiap kali menggunakan QR code atau aplikasi pembayaran digital, secara otomatis data pribadi Anda, seperti lokasi, kebiasaan belanja, dan pola pengeluaran, akan terekam.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
