Ilustrasi rekan kerja
JawaPos.com - pertemanan dan dinamika sosial tidak hanya ada di bangku sekolah dan juga kuliah. Dalam ruangan perkantoran, ada juga berbagai jenis teman dan pertemanan yang terjalin dari sesama rekan kerja.
Terutama bagi kamu yang memiliki rekan kerja seumuran, sulit bagi kamu untuk tidak berteman atau tidak berkomunikasi sama sekali dengan mereka. Tentunya selain obrolan soal pekerjaan sebagai karyawan kamu bisa melakukan basa-basi sedikit hingga berteman dengan mereka.
Sama seperti dunia sekolah dan kuliah, ada banyak jenis teman yang akan kamu temui di perkantoran. Mulai dari rekan kerja yang benar-benar bait, suka mencari muka, atau bahkan yang mengadu domba kamu di belakang sekalipun.
Sama seperti pertemanan pada umumnya, kamu harus bisa teliti dan menyeleksi teman mana yang bisa kamu jadikan kawan dan mana yang akan kamu jadikan rekan kerja biasa. Untuk itu kamu harus memahami mana teman kerja yang toxic dan mana teman kerja yang bisa kamu ajak jalan.
Ada berapa hal yang bisa membedakan antara teman toxic dan juga yang tidak. Dilansir dari News24 dan Huff Post, ini merupakan 5 tanda bahwa teman atau rekan kerja kamu merupakan orang yang toxic :
1. Ekspektasi Pembelaan
Tanda pertama bahwa teman atau rekan kerja kamu merupakan orang yang toxic adalah adanya ekspektasi pembelaan. Apabila kamu berteman dengan rekan kerja yang toxic mereka akan memiliki ekspektasi bahwa kamu akan bela mereka apapun yang terjadi.
Sebagai seorang teman adalah normal bagi kamu membela temanmu apabila mereka mengalami ketidakadilan. Namun terkait pekerjaan ada beberapa hal kata keputusan yang tidak bisa dipengaruhi oleh kedekatan atau pertemanan.
Bagaikan kerja kamu tentu tidak bisa membela temanmu dalam berbagai situasi terutama jika mereka merupakan orang yang salah dalam hal tersebut. Jika teman tersebut terus-menerus mengharapkan kamu membela mereka bahkan soal kerjaan sekalipun maka mereka bisa jadi termasuk orang yang toxic.
2. Takut akan Tindakan
Tanda kedua bahwa teman atau rekan kerja kamu di kantor adalah orang toxi adalah kamu takut akan tindakan mereka. Sebagai seorang teman kamu lambat lawan paham terkait sejauh mana mereka berani bertindak dan melakukan sesuatu.
Jika berbagai tindakan atau sifat mereka membuatmu takut, bisa jadi kamu telah bertemu rekan kerja atau teman di kantor yang toxic dan berbahaya.
Dalam pertemanan tentunya seseorang mengharapkan kedekatan yang setara. Namun jika kamu merasa takut akan apa yang bisa mereka lakukan ketika kamu berhenti berteman dengan mereka, maka sudah jelas teman kamu tersebut merupakan orang yang toxic.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
