Ilustrasi tusuk gigi yang diletakkan dalam gelas kaca kecil (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Tusuk gigi adalah alat kecil dan tipis dengan ujung runcing yang biasanya terbuat dari kayu, bambu, atau plastik. Fungsinya untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tersangkut di sela-sela gigi setelah makan.
Tusuk gigi menjadi salah satu alat kebersihan mulut yang cukup sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, biasanya disediakan di restoran atau tempat makan. Cara menggunakannya yang sederhana menjadikan tusuk gigi sebagai pilihan praktis ketika tidak sempat atau tidak tersedia sikat gigi.
Risiko Berbahaya Akibat Penggunaan Tusuk Gigi
Di balik kegunaannya, penggunaan tusuk gigi yang terlalu sering dapat memberikan efek yang kurang baik bagi kesehatan gigi dan gusi. Dikutip dari Klik Dokter, terdapat beberapa risiko yang bisa muncul dari kebiasaan ini.
1. Menyebabkan Gigi Renggang
Sering membersihkan sisa makanan di sela gigi yang sama dapat menyebabkan celah antar gigi semakin melebar. Seiring waktu, jarak yang makin longgar ini membuat makanan lebih mudah tersangkut karena kerapatan gigi berkurang. Hal ini mengakibatkan kamu justru akan semakin sering menggunakan tusuk gigi untuk membersihkannya.
2. Mengubah Posisi Gusi
Risiko berikutnya yang tidak boleh dianggap remeh adalah tusuk gigi dapat mendorong gusi bergeser turun dari posisi normalnya. Jika kebiasaan ini terus berlangsung, gusi bisa mengalami resesi dan membuat sebagian akar gigi terdorong keluar.
3. Mengakibatkan Abrasi Gigi
Terlalu sering memakai tusuk gigi dapat menimbulkan abrasi gigi, yaitu kondisi ketika lapisan email atau dentin terkikis dan hilang. Akibatnya adalah gigi akan mudah merasakan ngilu saat minum sesuatu yang dingin. Jika abrasi berlangsung terus-menerus, gigi pun dapat menjadi semakin sensitif.
4. Menyebabkan Gusi Berdarah
Penggunaan tusuk gigi juga dapat memicu perdarahan pada gusi dikarenakan ujung tusuk gigi yang runcing serta tekanan saat digunakan dapat melukai jaringan gusi. Selain itu, bentuk tusuk gigi yang tidak sesuai dengan anatomi gusi membuat area tersebut lebih mudah mengalami iritasi dan akhirnya berdarah.
5. Berisiko Memicu Infeksi di Sekitar Gigi
Meski terbungkus rapat, tusuk gigi yang berbahan kayu maupun plastik tidak selalu bersifat higienis. Produk yang beredar di pasaran umumnya tidak melalui proses sterilisasi, sehingga penggunaannya dapat meningkatkan risiko infeksi pada jaringan di sekitar gigi.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
