
Ilustrasi parfum RONS. (IST)
JawaPos.com – Parfum atau minyak wangi bukan hanya sekadar pengharum tubuh, tapi juga branding diri. Dalam arti, parfum membantu Anda untuk menunjukkan karakter yang ingin ditonjolkan.
Dikatakan Valentino Aeron, pendiri RONS, parfum adalah seni. Dimana suatu aroma wewangian dapat mem-branding karakter seseorang di tempat sosial, sehingga orang tersebut bisa menciptakan kesan pribadi yang lebih baik. Untuk itu tak heran jika dikatakan ‘Fragrance Speaks Louder’ sesuai dengan tagline RONS Parfum.
Ketika memilih parfum yang diinginkan, pengguna harus tahu dulu karakter apa yang ingin ditonjolkan. Misalnya ketika ingin tampil maskulin tapi juga fresh bisa mencoba parfum dengan perpaduan base notes musk, oakmoss, dan cedarwood; top notes blackcurrant, apple, serta bergamot; dan middle notes pineapple, patchouli, serta jasmine yang memberikan kesegaran elegan sepanjang hari.
Sedangkan jika ingin memperlihatkan sisi anggun dan profesional di tempat kerja, RONS menawarkan varian Pixie. Ini menunjukkan karakter aroma lembut namun berkelas.
Wangi ini dibuka dengan top notes red apple, peach, dan pepper; diikuti middle notes lotus, granny smith apple, dan heliotrope; serta ditutup dengan base notes vanilla, Mexican chocolate, dan sandalwood.
Namun, jika ingin memberi kesan tenang tapi memikat bisa mencoba Kombinasi top notes pear dan melon, middle notes freesia dan rose, serta base notes musk, patchouli, dan amber. Atau varian Sora dari RONS’s parfum.
“Aroma wewangian bisa membuat seseorang lebih percaya diri. Terlebih untuk seorang laki-laki, parfum adalah salah satu produk kosmetik yang cukup praktis digunakan dalam keseharian,” ujar Valent, yang juga lulusan Business Creation BINUS Business School baru-baru ini.
Sementara itu, varian Sora cocok bagi mereka yang ingin tampil lembut, nyaman, dan percaya diri. Kombinasi top notes pear dan melon, middle notes freesia dan rose, serta base notes musk, patchouli, dan amber menghadirkan kesan menenangkan namun tetap memikat.
Bisnis Parfum yang ‘Memikat’
Parfum menjadi salah satu produk yang terus tumbuh. Sebab, hamper setiap orang menyukai parfum dan membutuhkannya.
Namun, dikatakan Valent, masyarakat mempunyai stigma bahwa parfum adalah produk yang mewah dan mahal. Tapi mewujudkan parfum yang murah tanpa kesan murahan pun bukan tidak mungkin. Lewat RONS, Valent berusaha mengefisiensi biaya produksi, sehingga parfum bisa hadir dengan kualitas baik dan harga terjangkau di pasar Indonesia.
Dan, untuk menemukan wangi yang tepat, dibutuhkan trial and error. Hal ini yang dilakukan Valent dengan dukungan pihak kampus. Ia terlebih dulu difasilitasi untuk memasarkan produk-produknya di area perkuliahan secara gratis. Hal itu membuat Valent bisa melakukan trial and error terlebih dulu, sehingga produk RONS parfum yang dipasarkan memang layak untuk calon konsumen.
“Kita harus gigih dan konsisten. Kuncinya, harus fokus,” tutup Valent.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
