
Sebagai salah satu brand yang sering menjajal panggung mode dunia, Buttonscarves kembali memperkenalkan mereknya di Paris. (IST)
JawaPos.com – Berbagai merek lokal Indonesia bergonta-ganti unjuk gigi di industri mode dunia. Seperti yang baru saja dilakukan Buttonscarves di Paris, Prancis, baru-baru ini.
Sebagai salah satu brand yang sering menjajal panggung mode dunia, Buttonscarves kembali memperkenalkan mereknya di Paris. Uniknya, kali ini, Buttonscarves mencoba menari perhatian global dengan cara mengubah sebuah kafe cantik yang menghadap langsung ke Menara Eiffel.
Disulap menjadi ruang yang merefleksikan karakter dan identitas Buttonscarves, kafe diubah dengan instalasi branding penuh pesona dengan sentuhan warna Viva Magenta. Motif monogram khas Buttonscarves pun terlihat memadukan keanggunan dengan sentuhan modern.
Dikatakan Linda Anggrea, CEO Buttonscarves, instalasi ini bukan sekadar dekorasi. Tapi wujud nyata untuk memberikan pengalaman yang menghubungkan komunitas lewat fashion dan kreativitas.
“Paris punya arti khusus bagi perjalanan kami,” ujar Linda Anggrea saat menjelaskan Buttonscarves Paris Takeover.
“Dua tahun lalu kami hadir dengan instalasi tas raksasa, dan hari ini kami kembali dengan tujuan yang lebih dari itu yaitu untuk membangun hubungan, berbagi perspektif, dan memperkuat eksistensi kami sebagai brand yang lahir di Asia namun punya relevansi global,” sambungnya.
Untuk itu, Buttonscarves Rendezvous in Paris pun digelar, yang dihadiri oleh para fashion insiders, tastemakers, dan sosok-sosok berpengaruh di dunia kreatif. Diharapkan, acara ini menjadi ruang bertukar ide, membangun koneksi, sekaligus menegaskan posisi Buttonscarves sebagai jembatan antara Asia Tenggara dan pusat mode Eropa.
Sehingga, ungkap Linda, kegiatan yang dilakukan di Paris tak sekadar unjuk gigi namun, visi jangka panjang untuk membangun ekosistem mode yang menjembatani pasar Asia dan kota-kota mode dunia. Bahkan dalam waktu dekat, Buttonscarves juga akan memperluas jangkauannya melalui pembukaan store terbaru di Singapura, sebagai langkah strategis memperkuat kehadirannya di pasar internasional.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
