Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Oktober 2025 | 16.43 WIB

10 Kebiasaan Harian dari Dokter untuk Menjaga Ketajaman Memori Setelah Usia 65

Ilustrasi seorang lansia yang sedang membaca buku di luar ruangan, melambangkan gaya hidup aktif dan stimulasi mental. (Freepik) - Image

Ilustrasi seorang lansia yang sedang membaca buku di luar ruangan, melambangkan gaya hidup aktif dan stimulasi mental. (Freepik)

JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, menjaga ketajaman ingatan sering kali menjadi perhatian utama bagi banyak orang. Perubahan kognitif adalah hal yang wajar. Namun, kita dapat mengambil langkah proaktif untuk melindungi fungsi otak.

Melansir dari Geediting.com Sabtu (4/10), ada sepuluh kebiasaan yang direkomendasikan dokter untuk menjaga memori tetap tajam setelah usia 65 tahun. Kebiasaan ini melibatkan kombinasi antara perubahan fisik, mental, dan gaya hidup secara keseluruhan. Berikut adalah sepuluh kebiasaan tersebut.

1. Aktivitas Fisik: Berjalanlah Secara Teratur

Berjalan kaki harus dianggap sebagai obat yang penting bagi kesehatan otak kita. Targetkan berjalan 30 hingga 45 menit sebanyak lima kali dalam seminggu. Aktivitas fisik yang konsisten dapat meningkatkan aliran darah ke otak secara signifikan.

2. Latihan Kekuatan: Angkat Beban yang Bermakna

Selain berjalan, Anda juga perlu melakukan latihan mengangkat sesuatu yang cukup berat untuk tubuh. Latihan kekuatan 20 hingga 30 menit, dua hingga tiga kali seminggu, sangat dianjurkan. Ini adalah cara sederhana untuk melawan penurunan massa otot yang terjadi.

3. Asupan Makanan: Konsumsi Makanan Kaya Nutrisi Otak

Makanlah untuk kesehatan memori Anda di masa depan, bukan hanya untuk memenuhi keinginan sesaat hari ini. Prioritaskan makanan nabati dan lemak sehat setiap hari. Konsumsi juga buah beri, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan ikan berlemak secara rutin.

4. Prioritas Tidur: Tidur Cukup dan Berkualitas

Tidurlah seolah itu adalah pekerjaan utama Anda dan pastikan mendapatkan 7 sampai 9 jam setiap malam. Jaga jadwal tidur yang konsisten, dengan kamar tidur yang sejuk, gelap, dan tenang. Kualitas tidur sangat krusial untuk mengonsolidasikan memori otak.

5. Pembelajaran Bertujuan: Belajar Hal Baru dengan Sengaja

Lakukan pembelajaran baru dengan sengaja, bahkan jika Anda harus berjuang sedikit saat melakukannya. Latihan keterampilan seperti mempelajari bahasa baru atau instrumen musik selama 10 hingga 20 menit per hari sangat membantu. Ini membuat pikiran Anda tetap aktif dan tertantang setiap hari.

6. Koneksi Sosial: Pertahankan Hubungan yang Bermakna

Rasa kesepian terbukti dapat mempercepat penurunan fungsi memori. Pertahankan kontak yang bermakna dan teratur dengan dua jangkar sosial utama. Interaksi yang mendalam jauh lebih penting daripada kuantitas pertemanan.

7. Manajemen Stres: Praktikkan Teknik Menenangkan Diri

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore