
Ilustrasi gangguan kecemasan berpisah (Pexels)
Jawa pos.com - Sebagai makhluk sosial manusia tentu tidak bisa lepas dari yang namanya berkomunikasi atau menjalin relasi dengan orang lain. Seseorang bisa merasa dekat dengan teman saudara orang tua bahkan pasangan dan menjalin hubungan yang dekat dengan mereka.
Seorang manusia bisa bermain menghabiskan waktu bersama bahkan menginginkan untuk masa depan bersama orang terdekat. Hal ini sangat normal mengingat manusia tentu memiliki rasa cinta dan kasih sayang dalam diri mereka masing-masing.
Terkadang seseorang bisa merasa rindu ketika berjauhan dengan orang yang dicintai atau disayangi. Hal ini tentunya normal Karena manusia memiliki rasa rindu rasa sayang rasa cinta yang menyebabkan tindakan tersebut.
Namun ada juga segelintir orang yang tidak bisa berjauhan dengan orang yang dicintainya. Lebih jauh orang-orang ini bisa merasakan gangguan kecemasan ketika berpisah dengan orang lain yang dianggap penting baginya.
Kamu mungkin merasa mengalami gangguan kecemasan ketika berjauhan dengan sosok tertentu. Dipetik dari Childrens Hospital dna Harmony Hills, berikut ini merupakan tanda bahwa kamu punya gangguan kecemasan berpisah dan tidak mau berjauhan dari orang tertentu:
1. Ketakutan Berlebih
Tanda pertama bahwa kamu punya gangguan kecemasan berpisah adalah kamu memiliki ketakutan berlebih. Sama seperti namanya kecemasan berpisah artinya kamu punya ketakutan berlebihan ketika kamu tidak berada di dekat orang tersebut.
Apabila manusia normal merasa baik-baik saja berpisah dengan orang yang disayangi atau dicintai maka orang dengan gangguan kecemasan berpisah bisa sangat takut dan khawatir akan dirinya sendiri dan juga akan orang yang disayanginya.
Ketakutan ini bisa sangat berlebih dan mengganggu kehidupan mereka sehari-hari. Hal ini bisa bertambah buruk apabila orang yang disayangi atau dicintainya tidak terlihat di depan mata mereka.
2. Pikiran Buruk Tentangnya
Tanda kedua bahwa kamu punya gangguan kecemasan berpisah adalah kamu memiliki pikiran buruk tentangnya. Bukan pikiran buruk terkait perilaku mereka kamu takut terjadi sesuatu buruk kepada mereka ketika mereka berjauhan dengan kamu.
Misalnya kamu mengalami gangguan kecemasan berpisah dengan pasanganmu. Ketika pasanganmu tidak berada di dalam ruangan yang sama dengan kamu kamu bisa berpikir atas keselamatannya apakah ia baik-baik saja apakah ia masih sehat dan lain sebagainya.
Pikiran-pikiran buruk itu terus berkembang sampai ketika saya lebih tinggi seperti apakah orang yang disayanginya kecelakaan terkena bencana alam mengalami kekerasan dan masih banyak lagi. Tentunya hal ini bersumber dari pemikiran mereka sendiri bukan dari faktor luar.
3. Tidak Bersosialisasi
Tanda ketiga bahwa kamu punya gangguan kecemasan berpisah adalah kamu tidak bersosialisasi dengan orang lain. Bagi kamu kamu cukup bersosialisasi dengan orang yang kamu sayangi atau orang yang menjadi target gangguan kecemasan berpisah kamu.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
