
Ilustrasi seseorang yang sedang ragu-ragu saat berbicara dalam sebuah percakapan kelompok. (Freepik)
JawaPos.com - Kata-kata yang kita ucapkan setiap hari dapat menunjukkan lebih dari sekadar maksudnya. Tanpa disadari, beberapa frasa tertentu dapat mencerminkan kurangnya kepercayaan diri atau status rendah. Ungkapan ini biasanya digunakan untuk mencari validasi atau persetujuan orang lain.
Melansir dari Geediting.com Jumat (12/9), mengenali frasa-frasa ini bisa menjadi langkah awal yang baik. Hal ini dapat membantu Anda berkomunikasi dengan lebih percaya diri dan efektif dalam interaksi sosial. Mari kita cermati tujuh ungkapan tersebut dan alasannya.
1. “Bukan bermaksud menyombongkan diri, tapi…”
Ungkapan ini adalah pengakuan secara tidak langsung akan rasa tidak nyaman dengan pencapaian pribadi. Orang yang menggunakannya seolah meminta maaf atas kesuksesan yang dimilikinya. Ini menunjukkan kurangnya keyakinan pada nilai diri sendiri.
2. “Sejujurnya…”
Ketika seseorang terus-menerus mengawali kalimatnya dengan "sejujurnya," hal itu dapat menimbulkan keraguan. Ini menyiratkan bahwa mereka biasanya tidak jujur saat berbicara. Ungkapan ini melemahkan kredibilitas mereka dalam percakapan.
3. “Maaf, tapi…”
Frasa ini sering digunakan saat akan menyela atau memberikan pendapat yang berbeda. Mengawali kalimat dengan "maaf" melemahkan argumen yang ingin disampaikan. Hal ini membuat orang lain tidak menganggap serius pendapat mereka.
4. “Apakah itu masuk akal?”
Frasa ini digunakan untuk meminta validasi dari lawan bicara atas apa yang baru saja dikatakan. Ini menunjukkan keraguan pada pemikiran dan kemampuan mereka untuk berkomunikasi dengan jelas. Ini secara tidak langsung meminta persetujuan Anda.
5. “Aku hanya bilang…”
Ketika seseorang menggunakan frasa ini, mereka mencoba mundur dari pernyataan yang dibuatnya. Hal ini sering muncul setelah mereka mengatakan sesuatu yang kontroversial atau ofensif. Mereka tidak mau mengambil tanggung jawab atas perkataannya.
6. “Aku tidak tahu…”
Menggunakan frasa ini terlalu sering dalam percakapan dapat menunjukkan kurangnya pengetahuan atau ketidakmampuan. Ini bisa membuat orang lain kehilangan kepercayaan pada kemampuan mereka. Ini menunjukkan kurangnya rasa yakin diri.
7. “Menurutku…”

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
