
Ilustrasi mahasiswa kerjakan tugas (Pexels)
JawaPos.com - Banyak orang memiliki target, mulai dari menyelesaikan tugas akademik, menjaga kesehatan, hingga mengembangkan karier. Namun, tidak sedikit pula yang gagal mencapainya karena tujuan yang ditetapkan terlalu abstrak atau tidak realistis.
Dilansir dari laman ugm.ac.id, Dosen Fakultas Psikologi UGM Edilburga Wulan Saptandari menyarankan penggunaan metode SMART untuk membantu merumuskan target secara lebih efektif. SMART merupakan singkatan dari Specific, Measurable, Achievable, Relevant, dan Time Bound.
Menurut ahli, kelima aspek ini dapat menjadi panduan praktis dalam menyusun tujuan yang jelas dan terukur.
Tujuan harus dirumuskan dengan jelas, bukan sekadar ingin sukses tetapi lebih detail seperti menyelesaikan skripsi dalam satu semester.
Menetapkan tujuan yang spesifik memperjelas arah dan langkah yang hendak diambil.
Target sebaiknya memiliki indikator keberhasilan, misalnya meningkatkan nilai rata-rata dari 3.0 menjadi 3.5.
Contoh bagi yang ingin menurunkan berat badan, mengganti camilan manis dengan makan satu porsi buah.
Dilansir dari situs smb.telkomuniversity.ac.id, dengan target yang terukur, progres bisa dengan mudah dipantau dan dievaluasi.
Penting memastikan tujuan sesuai dengan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki.
Jangan sampai menetapkan target yang terlalu tinggi, padahal secara kemampuan tidak sanggup dicapai.
Misalnya menyelesaikan tiga tugas sekolah dalam waktu satu malam atau turun berat badan 15 kg dalam tiga hari.
Kalaupun berhasil menyelesaikan target-target semacam itu, kemungkinan hasilnya tidak maksimal.
Tujuan harus selaras dengan kebutuhan pribadi atau visi jangka panjang.
Dilansir dari laman ugm.ac.id, tidak sedikit orang yang membuat resolusi bukan berdasarkan hal yang benar-benar diinginkan atau hanya ikut-ikut saja.
Sehingga tidak punya motivasi yang kuat, berujung tidak semangat menggapai target.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
