ilustrasi seseorang yang sedang berpikir dengan tenang, mencerminkan kebijaksanaan dalam memilih kata-kata./Freepik
JawaPos.com – Pernah dengar ungkapan, “pengalaman adalah guru terbaik”? Kalimat ini ternyata bukan sekadar pepatah. Dalam psikologi modern, kebijaksanaan dipandang sebagai hasil dari proses panjang seseorang dalam menjalani hidup, merefleksikan pengalaman, dan mengambil pelajaran darinya.
Menurut penelitian yang dipublikasikan di Journal of Gerontology (2017), kebijaksanaan adalah kombinasi pengetahuan, empati, pengendalian diri, dan kemampuan membuat keputusan bijak.
Tidak ada orang yang lahir langsung bijak, melainkan kebijaksanaan terbentuk seiring pengalaman yang dilalui, baik menyenangkan maupun penuh tantangan.
Apa itu kebijaksanaan?
Psychology Today mendefinisikan kebijaksanaan sebagai kemampuan menilai situasi dengan pandangan luas, mempertimbangkan konsekuensi jangka panjang, serta memahami perspektif orang lain. Artinya, seseorang yang bijak tidak hanya pintar secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional.
Peneliti Susan Bluck dalam model MORE Life Experience menjelaskan, kebijaksanaan berkembang melalui Motivasi (Motivation), Kesempatan (Opportunity), Refleksi (Reflection), dan Emosi (Emotion regulation). Keempat aspek ini muncul ketika seseorang belajar dari pengalaman hidup yang penuh arti.
Bagaimana pengalaman hidup membentuk kebijaksanaan?
Pengalaman sehari-hari, baik yang besar maupun kecil, menjadi bahan utama terbentuknya kebijaksanaan. Misalnya, kegagalan dalam pekerjaan sering kali mengajarkan ketekunan, sementara kehilangan orang tercinta menumbuhkan empati dan pemahaman tentang arti hidup.
Riset yang dipublikasikan melalui PubMed (2017) menunjukkan bahwa orang yang sering melakukan refleksi setelah menghadapi pengalaman emosional berat cenderung lebih bijak. Mereka mampu melihat sisi positif dari pengalaman negatif, lalu menggunakannya sebagai bekal menghadapi masa depan.
Selain itu, pengalaman sosial juga berperan penting. Interaksi dengan orang dari latar belakang berbeda melatih kita memahami perspektif yang beragam. Dari situ, lahir kemampuan untuk lebih toleran, terbuka, dan adil dalam menilai sesuatu.
Mengapa kebijaksanaan penting di era modern?
Di tengah derasnya arus informasi dan cepatnya perubahan sosial, kebijaksanaan menjadi bekal utama untuk menjaga keseimbangan hidup. Menurut ResearchGate, orang yang bijak lebih mampu membuat keputusan tepat di situasi penuh tekanan.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
