
Ilustrasi: Wanita lansia. (Pexels)
JawaPos.com – Seiring bertambahnya usia, menjaga kesehatan tubuh sering menjadi prioritas. Namun, kesehatan otak tak kalah penting untuk diperhatikan, terutama setelah usia 70 tahun.
Banyak lansia yang mulai mengalami penurunan daya ingat, kesulitan berkonsentrasi, atau merasa pikirannya tidak setajam dulu. Hal ini wajar terjadi, tetapi bukan berarti tidak bisa dicegah atau diperlambat.
Para ahli sepakat bahwa ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mempertahankan ketajaman mental di usia lanjut.
Melansir dari laman Eating Well, dalam artikel ini akan membahas berbagai kunci penting untuk menjaga otak tetap tajam setelah usia 70 tahun, berdasarkan pandangan dari para ahli.
Baik itu mengajak teman jalan-jalan, ikut acara komunitas, atau melakukan video call dengan keluarga, berinteraksi secara rutin dengan orang lain sangat penting untuk menjaga daya pikir tetap tajam.
Sebuah penelitian pada tahun 2022 menunjukkan bahwa orang yang jarang bersosialisasi memiliki risiko terkena demensia 26% hingga 62% lebih tinggi dibandingkan mereka yang aktif secara sosial.
Maka dari itu, setiap kegiatan bersama orang lain, seperti berdiskusi tentang buku, belajar keterampilan baru untuk kegiatan sosial, atau hanya berbincang tentang topik menarik, sebenarnya dapat membantu melatih dan menguatkan bagian otak yang berperan menjaga pikiran tetap tajam dan aktif.
Melakukan aktivitas fisik secara rutin, minimal lima kali dalam seminggu, dapat memberikan manfaat terbesar bagi kesehatan otak setelah usia 70 tahun.
Tidak perlu langsung melakukan olahraga berat. Mulailah dari kegiatan ringan, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam ringan. Yang terpenting, pilih aktivitas yang kamu sukai agar lebih mudah dijadikan kebiasaan dan dilakukan secara konsisten.
Menjaga kesehatan otak bisa dimulai dari pola makan yang baik. Pilihlah makanan yang kaya nutrisi, seperti buah, sayur, serta sumber protein sehat.
Menurut seorang ahli gizi, mengonsumsi makanan bergizi seimbang dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.
Kebiasaan ini juga berperan penting dalam mencegah berbagai penyakit kronis yang sering muncul seiring bertambahnya usia.
Melatih pikiran secara rutin sangat penting untuk menjaga daya ingat dan ketajaman berpikir, terutama seiring bertambahnya usia. Salah satu caranya adalah dengan terus menantang otak melalui berbagai aktivitas, seperti mengikuti kelas kebugaran, bermain teka-teki, atau mencoba hobi baru.
Mengeksplorasi topik-topik baru yang menarik juga dapat membantu menjaga fungsi kognitif tetap aktif dan berkembang.
Kegiatan ini mendorong otak untuk tetap terlatih, adaptif, dan tidak cepat mengalami penurunan fungsi.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
