
Ilustrasi tangan yang mengetik pesan teks di ponsel. (freepik)
JawaPos.com - Di era komunikasi digital yang serba cepat ini, setiap generasi punya caranya sendiri dalam berkirim pesan. Gaya bahasa dan pola penulisan yang digunakan sering kali menjadi petunjuk usia seseorang. Kebiasaan ini bukan berarti salah, melainkan cerminan dari era komunikasi yang mereka alami sebelumnya.
Melansir dari Geediting.com Minggu (3/8), ada tujuh kebiasaan khusus generasi Baby Boomer dalam berkirim teks yang dapat dikenali. Kebiasaan ini merupakan produk dari latar belakang mereka yang terbiasa dengan surat dan surel formal. Mari kita selami kebiasaan-kebiasaan yang unik ini.
1. Penggunaan Tanda Baca yang Berlebihan
Satu di antara tanda paling jelas adalah penggunaan tanda baca yang berlebihan, terutama tanda seru. Mereka terbiasa menggunakan banyak tanda seru untuk memberikan penekanan pada poin mereka. Hal ini mengingatkan kita pada era penulisan surat formal.
Tindakan ini tidak menandakan darurat atau emosi yang memuncak. Ini adalah cara mereka mencoba menekankan maksudnya dalam dunia digital.
2. Misteri Tiga Titik Elipsis
Pesan teks dari generasi ini sering diakhiri dengan tanda elipsis (...) yang membingungkan. Pesan sederhana seperti "Sampai ketemu saat makan malam..." bisa menimbulkan teka-teki bagi generasi muda. Mereka terbiasa menggunakannya untuk menunjukkan jeda atau pikiran yang tidak terucap.
Bagi mereka, elipsis adalah cara yang sopan untuk mengakhiri kalimat. Sayangnya, ini sering diartikan sebagai pesan pasif-agresif atau ada sesuatu yang tidak beres.
3. Kebiasaan Menulis Paragraf Panjang
Alih-alih mengirim pesan singkat dan padat, Boomer cenderung menulis paragraf panjang. Mereka lebih memilih untuk mengetik kalimat lengkap dan menjelaskan segala sesuatu secara terperinci. Mereka terbiasa dengan bahasa yang terstruktur rapi.
Mereka menghargai kejelasan daripada ringkasan. Menulis panjang adalah cara mereka memastikan tidak ada kesalahpahaman yang terjadi.
4. Selalu Menggunakan Tanda Tangan
Seperti menulis surat elektronik atau surat fisik, Boomer sering kali mengakhiri teks dengan tanda tangan. Tidak jarang pesan teks diakhiri dengan "-Ayah" atau "Salam, Susan" padahal lawan bicaranya sudah tahu pengirimnya. Kebiasaan ini menunjukkan kebiasaan formal yang masih dipertahankan.
Tanda tangan ini adalah bagian dari etiket komunikasi mereka. Kebiasaan ini adalah cara mereka menunjukkan rasa hormat dan kesopanan.
5. Huruf Kapital untuk Penekanan
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Gratis di YouTube! Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026: Momentum Garuda Kunci Tiket Semifinal!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Eks Wakil Kepala PPATK: Ada Pola 'Placement' untuk Hilangkan Jejak di Kasus Korupsi dan TPPU Febrie
5 Arti Burung Perkutut Bunyi di Malam Hari, Mitos atau Pertanda Gaib? Simak Maknanya Berikut
